oleh

Gaji Direksi Naik, Laba Bank Lampung Turun 9,19 Persen

Kantor Utama Bank Lampung.

Bandarlampung, Warta9.com – Hari ini, Kamis (16/9/2021), digelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS) PT. Bank Lampung, di Novotel Bandarlampung. Dalam RUPS-LB tahun 2021 ini juga sekaligus penetapan Direktur Bisnis Achmad Jahri, MH.

RUPS Bank Lampung ini, menjadi moment bagi para pemegang saham PT. Bank Lampung untuk memacu kinerja jajaran Direksi Bank milik daerah Lampung. Termasuk mencari solusi Modal Inti Bank Lampung, agar Bank Milik daerah ini tumbuh dengan baik.

Realita yang terjadi di Bank Lampung, gaji jajaran Direksi sudah dinaikkan berdasarkan RUPS Bank Lampung 2020, tapi belum mendongkrak keuntungan bank. Bahkan berdasarkan laporan keuangan periode 1 Januari sampai dengan 30 Juni 2021 yang dipublikasikan pada Selasa (27/7/2021), laba Bank Lampung turun 9,19 persen dari laba periode yang sama tahun lalu sebesar Rp98,65 miliar. Mengutip Bisnis.com, Bank Lampung membukukan laba bersih sebesar Rp89,58 miliar pada semester I/2021.

Komisaris Utama, Komisaris, Direktur Utama dan para Direktur harus kerja keras dan cerdas dengan membuat terobosan sehingga Bank Lampung tidak hanya berbisnis dengan ASN. Bahkan saat ini ASN dan anggota DPRD enggan mengajukan kredit ke Bank Lampung karena bunganya lebih tinggi. Contoh nyata, anggota DPRD Kota Bandarlampung lebih memilih mengajukan pinjaman ke Bank Jabar Banten ketimbang ke Bank Lampung. Begitu juga ASN, ada kecenderungan mengajukan pinjaman ke Bank swasta.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Warta9.com, gaji jajaran Direksi Bank Lampung Hasil RUPS 2020 mengalami kenaikan. Gaji Direktur Utama dari Rp45 juta naik kisaran Rp65-Rp75 juta. Direktur dari Rp40 juta naik kisaran Rp60-Rp70 juta. Komisaris Utama Rp40 juta, Komisaris Rp37 juta juga mengalami kenaikan.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam RUPS 2020 berharap Bank Lampung yang dipimpin Dirut Presley Hutabarat, tidak hanya dari sisi pelayanan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, tapi sudah mengarah pada komersialisasi secara profesional. Kemudian diharapkan kedepan Bank Lampung juga akan lebih aktif dalam penanganan kartu petani berjaya. (W9-jam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed