oleh

Anak-anak Muda Pringsewu Peringatan Hari Batik Nasional 2021

Wabup Pringsewu Fauzi menerima tumpeng pada acara peringatan Hari Batik Nasional. (foto : ist)

Pringsewu, Warta9.com – Memperingati Hari Batik Nasional 2021, anak-anak muda tergabung Forum Pelajar Lampung (FPL) Kabupaten Pringsewu berkolaborasi dengan Ramones Art Pringsewu menggelar sejumlah kegiatan di Rumah Produksi Ramones Art, Pringsewu, Sabtu (02/10/2021).

Peringatan HBN 2021 secara sederhana ini ditandai dengan prosesi pemotongan dua tumpeng, pertama tasyakuran memperingati Hari Batik Nasional dan yang kedua tasyakuran HUT ke-4 Rumah Produksi Ramones Art Pringsewu.

Kegiatan bertema ‘Titik Koma Harapan Untuk Generasi Muda Melestarikan Budaya – Berkarya, Berprestasi, Menginspirasi’ ini dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Dr. H. Fauzi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pringsewu Sri Prihatin Iswahyudi dan Pimpinan Ramones Art Bukhori Fitri Amin.

Wabup Pringsewu Fauzi mengaku bangga karena para pelajar di Pringsewu turut serta memperingati Hari Batik Nasional. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk kepedulian kepada seni tradisi batik sebagai salah satu khazanah kekayaan budaya bangsa. “Batik ini bukan hanya sekadar gambar atau lukisan, tetapi mengandung makna dan filosofi yang luhur, dimana filosofi batik diawali tahapan-tahapan dalam kehidupan”, ujarnya.

Fauzi juga mendorong agar para pelajar ini juga dapat membentuk komunitas-komunitas yang berkaitan dengan batik.”Sebagai upaya dalam rangka pelestarian batik, boleh saja, misalnya mengadakan lomba membatik antarpelajar. Silakan bisa berkoordinasi dan bekerjasama dengan Ramones Art. Yang jelas, mari tunjukkan kekompakan dalam hal yang positif,” katanya.

Sementara itu, pimpinan Ramones Art Bukhori Fitri Amin, peringatan Hari Batik Nasional 2021 di Provinsi Lampung, hanya dilaksanakan di Provinsi Lampung dan di Kabupaten Pringsewu. “Untuk di Pringsewu, diselenggarakan oleh Forum Pelajar Lampung Kabupaten Pringsewu yang saat ini beranggotakan 93 pelajar SLTA se-Kabupaten Pringsewu bersama Ramones Art. “Karena masih dalam suasana pandemi, hanya dibatasi 30 pelajar saja yang mengikuti Hari Batik Nasional kali ini”, kata Pi’i, sapaan sehari-hari Bukhori Fitri Amin. (W9-jam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed