oleh

Dosen dan Mahasiswa Universitas Teknokrat Bantu Pemasaran UMKM Marning Kabupaten Mesuji

Dosen dan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia di lokasi UMKM Marning di Mesuji. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com -Dosen dan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Marning untuk mengembangkan usahanya. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dosen dan Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia memberi pengetahuan dengan memberi pelatihan tentang digital marketing menggunakan aplikasi e-commerce.

Selain itu, mereka juga memberi pelatihan sosial media untuk membantu mempromosikan produk-produk marning khas Mesuji Timur Kabupaten Mesuji. Sehingga penggunaan aplikasi e-commerce dan sosial media dapat menjadi solusi untuk promosi yang murah dan mudah guna meningkatkan penjualan produk marning.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Universitas Teknokrat Indonesia PTS Terbaik Sumatera dalam pencapaian Tri Dharma dosen, khususnya pengabdian yang di kemasyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat skema desa binaan.

Kegiatan PkM di Desa Margojadi, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, dilaksanakan pada Sabtu (27/11/2021) dan dihadiri pelaku UMKM marning yang berjumlah 15 orang.

Adapun tim PkM UTI yang diterjunkan pada kegiatan ini merupakan kolaborasi dari dua program studi di dimana Ketua tim pengabdian ini adalah Dosen Universitas Teknokrat Indoensia oleh Lulud Oktaviani, M.Pd, dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris dan beberapa dosen yaitu Ahmad Ari Aldino, M.Si., Suaidah, M.Kom., dan Jupriyadi, MT, dari program studi Informatika.

Selain itu, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia juga terlibat dalam kegiatan pengabdian desa binaan ini yang juga terdiri dari dua prodi yaitu dua orang mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris bernama Yuni Tri Lestari dan Nabila Arra Putriani serta satu orang mahasiswa dari Program Studi S1 Informatika yakni Deo Mardianto.

Tujuan dari kolaborasi dalam tim ini untuk saling mendukung bidang keilmuan masing-masing sehingga dampak kegiatan ini akan semakin luas. Dalam kegiatan PkM ini dilaksanakan pelatihan digital marketing yang merupakan kegiatan lanjutan dari pelatihan packaging dan labelling yang dilakukan di hari sebelumnya.

Perwakilan dari pelaku usaha Marning dalam pelatihan digital marketing Suparlan selaku perwakilan pelaku usaha marning mengucapkan terima kasih kepada tim PKM UTI. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan digital marketing ini, semoga masyarakat dapat memanfaatkan ilmu ini untuk melakukan promosi yang lebih luas lagi dan dapat menghasilkan untung yang lebih banyak supaya warga dapat lebih makmur lagi,” ujar Suparlan.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Ahmad Ari Aldino, S.Si., M.Si. menjelaskan, dosen dan mahasiswa yang diturunkan pada setiap pengabdian kepada masyarakat adalah mahasiswa yang terbaik.

Kata Aldino, sebelum turun ke masyarakat, semua dibekali pengetahuan dan informasi yang memadai terkait situasi dan kondisi di lokasi tempat PkM supaya mendapatkan hasil yang maksimal dalam pelaksanaan PkM.

Aldino mengatakan, bahwa pelaku usaha harus dapat melihat peluang untuk marketing karena makin banyaknya orang yang berjualan melalui e-commerce dan sosial media sehingga dibutuhkan strategi-strategi khusus untuk mempromosikan produk nya ke pasar yang lebih luas.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, mengatakan, desa binaan adalah salah satu program unggulan Universitas Teknokrat Indonesia dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Dengan pengabdian ini, dosen dan mahasiswa dapat berbuat nyata untuk masyarakat dan lingkungan. Khususnya memberikan pendampingan dan pemberian pengetahuan terkait penerapan dan pemanfaatan suatu teknologi untuk menunjang penjualan supaya mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. (W9-jam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed