oleh

Anggota DPRD Lampung Dibimtek Tentang BUMD

Ketua DPRD Mingrum Gumay dan Pimpinan DPRD Lampung bersama para nara sumber dalam acara Bimtek di Bandung. (foto : ist)

Bandung, Warta9.com – Anggota DPRD Provinsi Lampung melakukan Bimtek di Bandung Jawa Barat. Bimtek yang dilakukan Sabtu (25/9/2021), dibuka oleh Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay.

Bimtek kali ini sangat spesifik karena banyak materi tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang saat ini dasar dan aturan pendirian lima BUMD sedang digodok oleh Pansus DPRD Lampung.

Salah satu pemateri Dr. Dadang Suwanda menyampaikan, bahwa berdirinya BUMD harus memberikan nanfaat bagi perkembangan perekonomian daerah pada umumnya. Menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang atau jasa yang bermutu bagi pemenuhan hajat hidup masyarakat sesuai kondisi daerah.

Disamping itu kata Dadang, lelaki yang sudah membuat puluhan buku itu juga menyampaikan bahwa perusahaan daerah harus memiliki karekteristik dan potensi yang bersangkutan berdasarkan tata kelola perusahaan yang baik. “Yang tidak kalah pentingnya BUMD bisa memperoleh laba atau keuntungan,” ujar Dadang.

Oleh karena itu, Dadang menyampaikan dasar pendirian BUMD harus disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan kelayakan bidang usaha BUMD yang akan dibentuk. Sedangkan penyertaaan modal bisa berupa dana dan barang milik daerah.

BUMD yang dimiliki Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung sampai saat ini belum memberikan kontribusi yang signifikan. Namun Pemprov telah mengusulkan pembentukan lima BUMD baru, yakni, PT Bumi Agro Sejahtera, PT Wisata Lampung Indah, PT Trans Lampung Berjaya, PT Lampung Sarana Karya, dan PT Lampung Usaha Energi.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Lampung, juga Pansus pembentukan BUMD, Noverisman Subing dalam wawancara dengan salah satu media mempunyai alasan pendirian lima BUMD.

Salah satu ahli Dadang Suwanda memberi materi Bimtek tentang BUMD.

Menurut Noverisman Subing, pembentukan lima BUMD dipandang perlu, dari pada membenahi manageman BUMD yang ada. Alasannya, karena dalam mengelola bisnis perlu adanya suasana yang baru.

“Saya kira perlu ada suasana baru dengan devisi bisnisnya juga yang spesifik dan tidak ada ambel-embel dari BUMD yang lama. Seperti rencananya kita punya PT Wisata Lampung Indah dikhususkan untuk pariwisata, di mana ini kita akan melakukan kerjasama dengan BUMN kedepannya,” ujar Noverisman politisi PKB ini.

Pansus pembentukan lima BUMD saat ini telah melakukan pembahasan rencana pendirian BUMD baru di Lampung. Pansus DPRD Lampung juga sudah melakukan studi banding ke sejumlah daerah termasuk ke Kementerian BUMN. (W9-jam)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed