oleh

BPS Merilis Penduduk Miskin di Lampung Berkurang 85.595 Jiwa

Bandarlampung, Warta9.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Senin (17/1/2022), mengeluarkan rilis, mengenai angka kemiskinan di Provinsi Lampung.

Menurut data BPS yang baru dirilis, jumlah penduduk miskin di Lampung berkurang sebanyak 85.595 jiwa, dari data Maret sebanyak 1.137.062 jiwa (12.62%). Dan per September 2021 sebanyak 1,051.467 jiwa (11,67%).

Dijelaskan oleh BPS, laju penurunan angka kemiskinan Provinsi Lampung paling tinggi se-Sumatera, yaitu turun 0,95%, dimana penurunan kemiskinan terbesar terjadi di perdesaan. Dijelaskan juga, angka penurunan kemiskinan di Provinsi Lampung juga lebih besar dari penurunan nasional.

BPS juga menjelaskan, faktor-faktor yang terkait dengan kemiskinan di Lampung yaitu; Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Pada Agustus 2021, tingkat TPT sebesar 4,69 persen, lebih rendah dibanding angka nasional 6,49 persen.

Kemudian faktor penduduk usia kerja terdampak Covid-19 . Pada Agustus 2021, terjadi penurunan penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19 menjadi 440,5 ribu penduduk dibanding Agustus 2020 sebesar 655,9 ribu penduduk. Bantuan sosial pusat dan daerah berjalan dengan baik.

Sedangkan faktor-faktor yang terkait kemiskinan di Lampung yaitu; Pertumbuhan ekonomi. Ekonomi Lampung triwulan III-2021, tumbuh sebesar 3,03 persen dibanding triwulan III-2020 (y-on-y).

Kemudian pertumbuhan konsumsi rumah tangga. Pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga pada triwulan III-2021 tumbuh sebesar 1,94 persen (y-on-y), dibanding periode yang sama 2020 yang mengalami kontraksi 2,57 persen.

Laju inflasi umum relatif rendah. Selama periode Maret 2021 – September 2021, angka inflasi umum tercatat sebesar 0,14 persen. Sedangkan NTP selama Market 2021-September 2021, NTP naik sebesar 5,55 poin dan pada September angka NTP mencapai 103,40.

Kepala Bappeda Provinsi Lampung Ir. Mulyadi Irsan, MT, saat dimintai keterangan menyampaikan, Bappeda akan mengawal terus OPD dan Kabupaten/Kota untuk lebih mengefektifkan upaya penurunan kemiskinan di daerah.

Bappeda bersama OPD terkait juga baru melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Lampung Tahun 2022 yang dipimpin Wakil Gubernur Lampung Chusnunia. Mulyadi juga selalu menyampaikan perkembagan tingkat kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi Lampung kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. (W9-jam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed