oleh

Bupati Lamteng Musa Ahmad Buka Bimtek Pendidikan Antikorupsi SMA

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad dan Kadisdikbud Sulpakar menghadiri pembukaan Bimtek Pendidikan Antikorupsi Kepala SMA. (foto : ist)

Lampung Tengah, Warta9.com – Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan Antikorupsi SMA Negeri dan swasta se-Kabupaten Lampung Tengah, di Nuwo Bakal Gunungsugih, Kamis (14/10/2021).

Musa Ahmad mengatakan, Bimtek Pendidikan Antikorupsi sangat penting bagi penyelenggara pendidikan. Karena itu, Bupati Lamteng menyambut baik kegiatan Bimtek ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung Drs. Sulpakar, MM, mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad yang telah mendukung kegiatan Bimtek Antikorupsi serta mengizinkan pelaksanaan kegiatan di Nuwo Balak. “Semoga Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dapat terus bersinergi untuk menuju “Rakyat Lampung Berjaya”, ujar Sulpakar.

Menurut Kadisdikbud Lampung Bimtek Antikorupsi merupakan kebijakan untuk mencegah dan menghilangkan peluang bagi berkembangnya korupsi, pencegahan yang di maksud adalah bagaimana meningkatkan kesadaran individu untuk tidak melakukan korupsi dan bagaimana menyelamatkan uang dan aset Negara. Salah satu upaya untuk mencegahnya dilakukan melalui Pendidikan antikorupsi, yaitu sebagai pendidikan koreksi budaya yang bertujuan untuk mengenalkan cara berfikir dan nilainilai baru kepada peserta didik.

Guna mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam bidang pencegahan maka Pemerintah Provinsi Lampung telah menerbitkan: Peraturan Gubernur Lampung Nomor 35 Tahun 2019 Tentang Implementasi Pendidikan Antikorupsi di Provinsi Lampung; dan Peraturan Gubernur Lampung Nomo 46 Tahun 2020 Tentang Mata Pelajaran Pendidikan Antikorupsi sebagai Muatan Lokal Wajib pada Sekolah Menengah Atas dan Menengah Kejuruan.

“Saya berharap kepada seluruh sekolah sudah menginput dan memasukkan data-data yang berkaitan dengan kegiatan Implementasi Pendidikan Antikorupsi pada Aplikasi Pencegahan Korupsi (www.jaga.id). Dalam waktu dekat kita akan mengevaluasi sekolah mana yang sudah melakukan input kegiatan dan mana yang belum, semua akan terbaca dalam aplikasi oleh KPK dan admin dinas, serta masyarakat umum juga dapat melihat kegiatan pendidikan antikorupsi di satuan
Pendidikan,” ujar Sulpakar.

Kadisdikbud Lampung Sulpakar

Dengan adanya aplikasi ini lanjut Sulpakar, nantinya seluruh satuan pendidikan se-Provinsi Lampung dapat memasukkan data terkait dengan implementasi Pendidikan Antikorupsi beserta bentuk kegiatan lainnya ke dalam aplikasi tersebut. Dengan harapan dari Provinsi Lampung dapat menjadi contoh dan menjadi rujukan dan referensi daerah lain terkait pendidikan antikorupsi.

Lebih lanjut Sulpakar menyampaikan, di Masa Pandemi Covid-19 ini telah memacu kita untuk berubah, mengembangkan cara-cara baru, meninggalkan kebiasaan lama yang tidak relevan, dan menerobos ketidakmungkinan. Kita dipaksa untuk membangun normalitas baru dan melakukan hal-hal yang dianggap tabu selama ini. Memakai masker, menjaga jarak, tidak bersalaman, dan tidak membuat keramaian, adalah kebiasaan baru yang dulu dianggap tabu. Bekerja dari rumah, belanja daring, pendidikan jarak jauh, serta rapat dan sidang secara daring, telah menjadi kebiasaan baru yang dulu kita lakukan dengan ragu-ragu.

Di tengah dunia yang penuh gangguan (disrupsi) sekarang ini, karakter berani untuk berubah, berani untuk mengubah, dan berani untuk mengkreasi hal-hal baru, merupakan fondasi untuk membangun Lampung. Kita telah berusaha bermigrasi ke cara-cara baru di era Revolusi Industri 4.0 ini, agar bisa bekerja lebih efektif, lebih efisien, dan lebih produktif. Adanya Pandemi Covid-19 sekarang ini, akselerasi inovasi semakin menyatu dalam keseharian kehidupan kita. (W9-jam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed