oleh

Bupati OI Sayangkan Pembukaan Turnamen Volly Ball BPKAD Sepi

Ogan Ilir, Warta9.com – Bupati Ogan Ilir, H.M Ilyas Panji Alam menyayangkan pembukaan turnamen Volly Ball yang digelar BPKAD berlangsung sepi.

Padahal peserta turnamen diketahui tidak hanya berasal dari Ogan Ilir saja tetapi juga dari luar Kabupaten.

Bupati mengaku kecewa dan meminta hal tersebut tidak terulang dikemudian hari.

Hal itu, disampaikan langsung oleh Bupati Ogan Ilir, H.M Ilyas Panji Alam, saat membuka acara turnamen tersebut, Kamis (02/01) sore.

“Saya sangat menyayangkan mengapa acara ini sepi, kedepan saya tidak mau lagi hal ini terulang, seharusnya undang semua peserta,” ujar H.M Ilyas Panji dengan nada geram.

Turnamen Volly yang digelar BPKAD Kabupaten Ogan Ilir tersebut dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Ogan Ilir yang akan jatuh pada 07 Januari mendatang.

Demi memeriahkan HUT Bumi Caram Seguguk itu maka BPKAD Ogan Ilir tidak ingin ketinggalan dengan menggelar turnamen volly putra dan putri selama satu lima hari, dari tanggal 02 hingga 06 Januari.

Bertempat di lapangan bola volly BPKAD Ogan Ilir Komplek Perkantoran Terpadu, Tanjung Senai.

Dari hasil pantauan media ini langsung di lapangan, memang suasana tampak sepi baik peserta, supporter maupun penonton.

Eko, salah satu penonton mengaku kecewa atas turnamen yang digelar karena dirinya sengaja datang berharap kegiatan bisa ramai dan meriah.

Mengingat peserta turnamen juga berasal dari luar Kabupaten Ogan Ilir.

Tetapi yang disaksikan ternyata tidak sesuai harapan, yang ada justru sepi.

Sehingga hal itu, diakui Eko, otomatis mengurangi semangat sekaligus minat yang menyaksikan kegiatan.

Eko menduga hal itu disebabkan oleh kurangnya sosialisasi dari pihak panitia penyelenggara berikut persiapan yang tidak maksimal.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, Kepala BPKAD Ogan Ilir, Sofiah Yohanes belum berhasil dikonfirmasi. (W9-adi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed