Dandim 0410/KBL Sampaikan Wawasan Kebangsaan kepada Peserta DM3 KAMMI

Bandarlampung, Warta9.com – Komandan Kodim 0410/KBL Letkol Arm Wahyu Jatmiko S.Sos, MM, Minggu (31/3/2019) memberian materi wawasan kebangsaan kepada peserta Dauroh Marhalah 3 (DM3 ) KAMMI Lampung, bertempat di Gedung Balai Pelatihan Koperasi Provinsi Lampung jalan Dr. Susilo Kota Bandarlampung.

Pemberian materi wawasan kebangsaan oleh Dandim 0410/KBL Letkol Arm Wahyu Jatmiko kepada 20 peserta kegiatan DM3 KAMMI Lampung, bertujuan untuk memberi pemahaman dan menumbuhkan rasa cinta tanah air, bangsa dan negara. Peserta merupakan generasi muda merupakan penerus bangsa karena NKRI harus selalu tegak dan jaya di masa mendatang, hal ini selaras dengan tema yang diusung yakni, “ Melahirkan Muslim Negarawan menuju kejayaan Indonesia 2045 “.

Sebanyak 20 peserta merupakan perwakilan dari masing-masing Provinsi dari Sumatera dan Jawa yakni, PW/PD SUMUT-Medan (Jaka Syahputra ),PW Jambi (Rahmat Teguh Jayadi), PD Ogan ( Giyanto, Emminiar, Siva Seftiani, Lensus Susiliwati, Heta Utari), PD Serang (Muhammad Furqon), PD Jakarta Pusat (Andriano Januar), PD Jakarta Timur (Novita Sari), PD Bandung (Rendi Saputra), PW Lampung (Deni Yuniardi, Devi Audina, A. Gustika Sari, Fitria Tiarani),PD Bandar Lampung (Gusan Susri, Jamilah, Serli Meliandri, Widitya Rahmawati, Tsabitah Izzati) dan PW Kepri (Kasiyanto)

Sebelum menyampaikan materi Dandim 0410/KBL menyampaikan perkenalan diri dan biografi singkat dan jabatan sekarang sebagai Dandim 0410/KBL serta keluarga. Dikesempatan tersebut Letkol Arm Wahyu Jatmiko, menyampaikan materi pengetahun seputar Bahaya latent komunis/sosialis, Disinformasi, fitnah, penyesatan, provokasi, pengalihan isu dan pembunuhan karakter, dan Kondisi Ekonomi sangat berpotensi menjadi pemicu konflik di suatu daerah, Dandim 0410/KBL juga menyampaikan materi seputar Sosisal budaya dan Hankam.

“Negara Indonesia merupakan negara sangat luar biasa punya penduduk, wilayah geografi lokasi yang sangat strategis dan hal ini harus kita sadari negara Indonesia menjadi motivasi negara asing untuk menguasai Indonesia. Dengan jumlah penduduk pada 2010 urutan ke 4 dan sekarang Jumlah penduduk Indonesia pada urutan ke 3 dunia, dengan beragam suku, agama, ras, berbeda berwarna dan semakin banyak warna maka semakin indah jika dilihat,” katanya.

Tujuh masalah mendasar yang terjadi saat ini antara diantaranya, Penegakan Hukum, Peraturan hukum yang tumpang tindih dan belum sejalan dengan UUD 1945, Buruknya koordinasi baik di dalam lembaga sendiri maupun antar Lembaga negara, Kualitas penduduk yang masih menjadi persoalan baik dari aspek kompetensi maupun dari sisi kesehatan, Kualitas penduduk yang meliputi masalah pengendalian penduduk penyebaran yang tidak merata dan pengelolaan administrasi kependudukan yang tak kunjung memadai, Pengelolaan SDA yang belum optimal dan berkelanjutan dan Desain pengelolaan anggaran belanja negara yang belum memperhatikan aspek berkelanjutan.

“Semangat kebangsaan yang pernah di sampaikan oleh Boedi Utomo Wawasan kebangsaan harus selalu kita gaungkan yang meliputi rasa kebangsaan, Paham kebangsaan dan semangat kebangsaan dengan konsensus Pancasila, UUD 1945 NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. NKRI merupakan negara berdasarkan kebangsaan bukan agama, Negara berbentuk Republik bukan kerajaan, Negara bersifat kesatuan bukan Serikat, Negara didirikan dengan Pancasila bukan idiologi lain, 3 komponen negara menurut konvensi montevideo ( 1933 ) batas Wilayah yang jelas, pemerintah yang mampu menunaikan tugas dan penduduk,” tandas Dandim 0410/KBL Letkol Arm Wahyu Jatmiko. (W9-ars)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.