oleh

Dekan FP Unila Paparkan Mesin Perajang Limbah Singkong di Depan Gubernur Lampung

Bandarlampung, Warta9.com – Dekan Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr.Ir. Iwan Sukri, memaparkan keberhasilan FP Unila dalam membuat mesin perajang batang singkong

di depan Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi, di ruang kerja Gubernur, Selasa (7/1/2020). Dalam paparan ini, tidak hanya dihadiri Gubernur tapi juga sejumlah kepala OPD.

Prof. Iwan Sukri menjelaskan, bahwa limbah batang singkong di Provinsi Lampung sebanyak 1,3684 juta ton/tahun. Alat ini menjadi solusi yang dibuat dengan pemanfaatan limbah batang singkong tersebut.

“Perajang batang singkong (Rabakong) ini sendiri telah diuji coba, teknologi tepat guna, praktis dan murah. Juga sudah memperoleh paten dari Kemenkumham RI Multi Produk,” terang Dekan FP.

Gubernur Arinal Apresiasi
Atas keberhasilan FP Unila dalam mencipatakan Rabakong, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sangat bangga mengapresiasi karya perguruan tinggi negeri terbesar di Lampung ini menciptakan mesin perajang batang singkong (rabakong) yang mengubah limbah singkong menjadi pakan ternak.

Gubernur berharap alat ini dapat mendukung tercapainya target Lampung sebagai lumbung ternak nasional.
Hal tersebut terungkap dalam Rapat Kerja Gubernur Arinal bersama OPD Lingkup Pertanian.

Gubernur mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus bersinergi dengan perguruan tinggi termasuk Unila untuk mendukung percepatan keberhasilan mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

“Saya berharap Unila terus bersinergi dengan Pemprov Lampung, terus berkarya dan berinovasi menciptakan teknologi pertanian baru yang modern yang dapat meningkatkan produksi, nilai tambah dan kesejahteraan petani juga masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mengimbau agar nantinya alat ini dapat dikembangkan menjadi lebih baik lagi, terutama untuk tampilan produknya. “Saya bangga akan temuan ini, selain nantinya dapat memenuhi kebutuhan pakan ternak Lampung, nantinya kita juga bisa memasok ke daerah-daerah yang membutuhkan pakan ternak,” ungkapnya. (W9-jam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed