oleh

Dosen Universitas Teknokrat Lakukan PkM Pengembangan IPTEK di Kampung Padarsari Lamteng

Dosen Universitas Teknokrat Indonesia sedang memberi pelatihan IPTEK di Kampung Bandarsari Lamteng. (foto : ist)

Lampung Tengah, Warta9.com -Universitas Teknokrat Indonesia PTS Terbaik Sumatera kembali melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan skema desa binaan. Kegiatan PkM diadakan di Desa/Kampung Bandarsari Kecamatan Padangratu Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) pada Kamis, 18 November 2021. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kampung/Desa Bandarsari, Raden Bagus Aribowo dan Sekretaris Desa Sobri, beserta seluruh staf/perangkat desa.

Tim PKM dari Universitas Teknokrat Indonesia yang diterjunkan pada kegiatan ini terdiri; Andi Nurkholis, M.Kom, Ketua PKM yang dibantu oleh dosen lainnya diantaranya, Jupriyadi, S.Kom., M.T, Arief Budiman, S.Kom, M.Cs, Donaya Pasha, M.Kom, Adi Sucipto, S.Kom, M.T. Dalam kegiatan PkM tersebut ikut serta dalam tim tiga mahasiswa Program Studi S1 Teknologi Informasi Universitas Teknokrat Indonesia yakni Elin Gusbriana, Hironimus Edit Kristanto dan Zahrina Amalia.

Andi Nurkholis menjelaskan, dalam kegiatan PKM ini dilaksanakan pengembangan dan penerapan dua Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang dapat diakses pada situs/website melalui link http://www.bandarsari.id, berupa:

1) Sistem Informasi Profil Desa Bandarsari yang digunakan untuk meningkatkan efektivitas dalam mengelola data dan informasi di Desa Bandasari Kecamatan Padangratu Kabupaten Lampung Tengah. Sistem ini menyediakan informasi dan kegiatan desa agar dapat dikonsumsi oleh publik tidak hanya warga desa bandarsari, namun bisa diakses oleh siapapun sehingga dapat menambah citra baik desa tersebut. Tidak hanya untuk menunjang mobilitas warga juga memudahkan desa untuk mensosialisasikan program-program desa dan pelayanan masyarakat. Dengan adanya sistem Informasi profil akan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mengakses informasi secara cepat dan akurat.

2) Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Surat digunakan untuk memudahkan masyarakat dalam pengajuan surat di Desa Bandarsari Kecamatan Padangratu Kabupaten Lampung Tengah. Sistem ini menyediakan layanan administrasi surat secara elektronik. Masyarakat yang membutuhkan surat tertentu tidak harus bolak balik ke kantor desa untuk mendapatkan surat yang dibutuhkan. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan handphone sehingga datang ke kantor desa dapat dilakukan cukup sekali saat mengambil surat. Dengan adanya sistem informasi pelayanan administrasi surat, diharapkan dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan yang dapat terjadi dalam pembuatan surat dan laporan juga dapat memaksimalkan kinerja pelayanan Kantor Desa Bandarsari Kecamatan Padangratu Kabupaten Lampung Tengah.

Secara umum, lanjut Andi, kegiatan PKM ini bertujuan mendigitalisasi informasi dan layanan administrasi pada Desa Bandarsari Kecamatan Padangratu Kabupaten Lampung Tengah, sehingga informasi dan kegiatan desa ini dapat diakses dengan mudah. Selain itu, penerapan sistem diharapkan dapat membantu kinerja Pemerintah Desa Bandarsari Kecamatan Padangratu Kabupaten Lampung Tengah menjadi lebih efisien dalam pengelolaan administrasi dan tata desa.

Apresiasi Kepala Kampung Bandarsari
Raden Bagus Aribowo Kepala Kampung/Desa Bandarsari Kecamatan Padangratu Kabupaten Lampung Tengah mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Tim PKM Universtias Teknokrat Indonesia. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya digitalisasi pelayanan administrasi surat dan sistem informasi profil desa, sehingga masyarakat dapat mengetahui program-program dan perkembangan desa, serta memudahkan dalam pengajuan layanan surat bagi masyarakat Desa Bandarsari Kecamatan Padangratu Kabupaten Lampung Tengah,” ujar Raden Bagus.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Teknokrat Indonesia Ahmad Ari Aldino, S.Si., M.Si, menjelaskan, dosen dan mahasiswa yang diturunkan pada setiap pengabdian kepada masyarakat adalah mahasiswa yang terbaik. Kata dia, sebelum turun ke masyarakat, semua dibekali pengetahuan dan informasi yang memadai terkait situasi dan kondisi di lokasi tempat Pengabdian kepada Masyarakat. Aldino mengatakan pula, aparatur desa juga diberikan pengetahuan agar mampu menggunakan teknologi informasi untuk mempermudah pelayanan kepada warga. Selain itu, banyak urusan administrasi yang dibuat lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM, mengatakan, desa binaan adalah salah satu program unggulan Universitas Teknokrat Indonesia dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Dengan pengabdian ini, dosen dan mahasiswa bisa berbuat konkret untuk lingkungan. Khususnya memberikan pendampingan dan pemberian pengetahuan terkait penerapan dan pemanfaatan teknologi informasi dengan lebih baik. (W9-jam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed