oleh

Helmy Yahya Ungkap Penyebab Pemecatannya dari Dirut TVRI, Siaran Liga Inggris Juga Disoal

Jakarta, Warta9.com – Direktur Utama TVRI, Helmy Yahya dipecat dari jabatannya oleh Dewan Pengawas TVRI.

Pemecatan Helmy Yahya mengundang reaksi banyak pihak mulai dari karyawan dan DPR. Atas pemecatannya, Helmy Yahya tidak dia. Ia melakukan perlawanan karena keputusan Dewan Pengawas TVRI dinilainya cacat hukum.

Menurut Helmy Yahya pemecatannya karena dirinya dinilai menguubah pola siaran serta anggaran siaran.

Berdasarkan surat yang ia terima dari Dewan Pengawas TVRI, satu program siaran yang dipermasalahkan yakni penayangan Liga Inggris.

“Saudara tidak menjawab atau memberi penjelasan menganai pembelian program siaran berbiaya besar antara lain Liga Inggris dari pelaksanaan tertib administrasi anggaran TVRI. Ternyata itu saja,” kata Helmy Yahya memaparkan surat dari Dewan Pengaws TVRI di Jakarta, akhir pekan lalu seperti dilansir Kompas.com.

Helmy Yahya kemudian memaparkan alasan dirinya membeli hak siar Liga Inggris bekerja sama dengan Mola TV. Menurut dia, semua stasiun televisi di dunia menginginkan adanya konten utama atau favorit (killer konten) yang menarik penonton.

“Semua stasiun di dunia kepingin memiliki sebuah program killer konten atau monster konten atau lokomotif konten yang membuat orang menonton,” katanya.

Menurut Helmy Yahya, TVRI beruntung karena memiliki jaringan yang luas akhirnya dipercaya menyiarkan Liga Inggris yang banyak diminati masyarakat Indonesia.

“Masya Allah. Saya pun nggak percaya (dapat hak siar). Dimana-mana orang bertanya, ‘Pak Dirut, anggaran ada enggak, kok bisa dapat’ saya cuma jawab ini rejeki anak saleh,” kata Helmy.

Sementara itu, Direktur Program dan Pemberitaan TVRI Apni Jaya Putra menjelaskan pembelian hak siar Liga Inggris tidak menyalahi administrasi.

Penayangan program tersebut telah diberitahukan sebelumnya Kepada Dewan Pengawas.

Kepada Dewas dilaporkan mengenai jenis kerjasama, kemudian harga, pendapatan iklan dan sistem enkripsi. Dewas melalui surat 127/Dewas/2019 tanggal 18 Februari memberikan surat arahan mengenai liga Inggris 18 Juli,” katanya.

Terkait program liga Inggris tersebut Dewas TVRI bahkan menyampaikan surat terkait arahan penyiaran. Kurang lebih terdapat tiga poin arahan terkait program tersebut. Bahkan menurutnya Dewas hadir saat launching perdana siaran Liga Inggris

Untuk diketahui TVRI mendapatkan hak siar penayangan Liga Inggris musim 2019-2020 dari Mola TV secara Free to Air. Dari kerjasama tersebut TVRI berhak menyiarkan dua pertandingan dalam sepekan secara langsung. (W9-jam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed