oleh

Hujan Angin Rusak Rumah dan Mushalla di Pringsewu, Wabup Fauzi Imbau Warga Waspada

Atap rumah warga terangkat akibat diterpa angin di Kabupaten Pringsewu. (foto : ist)

Pringsewu, Warta9.com – Wakil Bupati Pringsewu Dr. H. Fauzi mengimbau masyarakat yang di sekitar tempat tinggalnya terdapat pohon-pohon besar untuk senantiasa waspada. Terlebih di kondisi cuaca seperti saat ini. Musim penghujan yang terkadang disertai dengan angin kencang, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tertimpa pohon tumbang dan lain sebagainya.

Imbauan tersebut disampaikan Wabup Pringsewu Fauzi menyikapi terjadinya peristiwa bencana alam akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Pringsewu, disertai angin kencang yang mengakibatkan tumbangnya pohon-pohon dan mengakibatkan tertimpanya sejumlah rumah penduduk dan mushalla di Pekon Waringinsari Timur, Kecamatan Adiluwih, Pringsewu, Senin (20/12/2021) petang, sekira pukul 17.00 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, 5 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan baik ringan, sedang maupun berat, baik akibat tertimpa pohon maupun atap rumah yang rusak tersapu angin, serta 1 bangunan mushola Al-Ausat yang juga rusak tertimpa pohon.

Beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan diantaranya rumah milik Refi Karsono, Wayan Sanim, Jupri Setiawan, mbah Paerah dan rumah milik Sobirin.

Bahkan, tumbangnya pohon juga sempat mengakibatkan tertutupnya akses jalan serta menimpa kabel listrik di Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo.

Sementara itu, terkait terjadinya peristiwa tersebut, BPBD setempat mengirimkan sejumlah personel beserta beberapa unit kendaraan dan peralatan guna melakukan evakuasi dan upaya penyelamatan.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah petugas tengah terus melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi terhadap para korban, serta mengevakuasi bangunan mushola yang tertimpa pohon tumbang dan rumah warga. (W9-jam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed