Humanika Minta Komisi Kode Etik Tindak Tegas Dokter RS Bumi Waras Usir Pasien

Bandarlampung, Warta9.com – Sikap oknum Dokter Rumah Sakit Bumi Waras (RSBW) Bandarlampug, BS mendapatkan tanggapan keras dari sejumlah masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat.

Salah satunya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Humanika Lampung merespon tegas atas sikap kasar oknum yang dilakukan BS.

Atas peristiwa itu, Ketua Humanika Lampung, Basuki mendesak agar komite etik menangani peristiwa tersebut dengan serius. “Ini kalau tidak salah sudah kedua kalinya RSBW bikin ulah. Dan tolong pihak yang terkait serius menanggapi hal ini, kalau bisa izin dokter tersebut dicabut,” tegas Basuki, Rabu (12/9/2018).

Menurut Basuki, seorang oknum dokter seharusnya mengedepankan tindakan medis terhadap pasien. Pasien yang membutuhkan penanganan serius, seharusnya didahului agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Yang menentukan biaya seharuanya bagian administrasi bukan oknum dokter itu. Dan juga ini harus ditangani dengan serius, tidak cukup jika hanya teguran karena hal ini bisa-bisa terulang kembali,” ujarnya.

Diketahui, oknum dokter gigi spesialis bedah mulut Rumah Sakit Bumi Waras, Bandarlampung, diduga telah menolak bersikap kasar dan menolak pasien.

Dokter yang diketahui berinisial BS tersebut tidak ingin melayani pasien jika keluarga pasien belum membayar biaya operasi dengan uang muka sebesar 50 persen.

Hal tersebut diungkapkan oleh ayah pasien bernama Ikhwan Wahyudi(38). Ikhwan mengatakan, saat itu anaknya telah mengalami kecelakaan dan butuh tindakan medis (operasi).

“Kami bawa ke RSBW berharap segera ditangani. Namun, sesampai di Rumah Sakit dokter tersebut meminta kepada saya agar terlebih dahulu membayar uang muka sebesar 50 persen,” jelasnya.

Tak sampai disitu, lanjut Ikhwan, mirisnya lagi setelah ia mendengar penjelasan tersebut kemudian ia langsung di usir oleh dokter tersebut.

“Saya diusir keluar, bahkan dokter tersebut bilang anak saya akan dipindahkan ke rumah sakit yang lain jika tidak ada uang muka. Dokter tersebut terlihat arogan dan tidak mencerminkan perilaku seorang dokter,” kesalnya. (W9-ars)

loading...
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.