oleh

Kabar Baik, Tiga Wilayah Susah Sinyal di Pesibar Bakal Punya Menara BTS

Pesibar, Warta9.com – Maksimalkan jaringan seluler di Pesisir Barat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) akan menambah 3 menara Base Tansceiver Station (BTS).

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pesisir Barat Drs. Miswandi Hasan, M. Si., mengatakan, penambahan 3 menara BTS tersebut sebagai upaya memaksimalkan jaringan di beberapa wilayah yang masih kesulitan mendapatkan akses jaringan seluler.

“Terdapat tiga titik yang memenuhi syarat sebagai lokasi pembangunan menara BTS seperti di Pekon Malaya, Kecamatan Lemong, Pekon Sukamarga dan Pekon Way Tias Kecamatan Bangkunat,” jelasnya saat di konfirmasi, Kamis, (09/12/2021).

Ketiga daerah tersebut merupakan daerah yang jaringan selulernya masih sulit, sehingga ia berharap dengan adanya tambahan menara tersebut akses jaringan seluler di tiga wilayah itu bisa maksimal.

“Penambahan 3 menara tersebut merupakan bantuan dari kementrian, karena memang sebelumnya kita telah mengajukan penambahan dan alhamdulilah kita mendapatkan 3 menara,” jelasnya.

Miswandi melanjutkan untuk pembangunan menara sendiri kini masih tahap persiapan, karena saat ini pihak perusahaan yang melaksanakan pembangunan masih melakukan pembangunan menara di wilayah bengkulu yang juga terdapat wilayah akses jaringan seluler nya sulit.

“Setelah nanti selesai pengerjaan yang di bengkulu akan langsung di lanjutkan pembangunan di wilayah kita, mudah-mudahan secepat nya bisa terealisasi,”ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa Pemkab Pesibar hanya sebagai penerima manfaat adanya penambahan menara BTS tersebut, sedangkan untuk kegiatannya langsung di tangani oleh kementrian.

“Sehingga kita hanya memfasilitasi tempatnya saja, sedangkan untuk kegiatan-kegiatannya langsung oleh kementrian Kominfo melalui perusahaan yang di tunjuk sebagai pemenang lelang,” tandasnya. (Eva)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed