oleh

Kadis Sosial Aswarodi : Pembangunan Keesejahteraan Butuh DTKS yang Valid dan Akurat

Kadis Sosial Lampung Aswarodi memimpin rapat koordinasi evaluasi bantuan sosial sembako. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Optimalkan pelaksanaan program bantuan sosial sembako di 15 Kabupaten/Kota, Dinas Sosial Provinsi Lampung menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Bantuan Sosial dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Provinsi Lampung, yang digelar di Aula Dinas Sosial Provinsi Lampung, Senin (25/10/2021).

Rapat dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Aswarodi M.Si, didampingi Sekretaris Drs. Wiwied Priyanto M.IP, dan Kepala Bidang Fakir Miskin Sunandar.

Dalam kesempatan itu Kadis Sosial Aswarodi menyampaikan, pembangunan kesejahteraan membutuhkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang valid dan akurat untuk menghindari ketidaktepatan sasaran dalam program bantuan sosial ke masyarakat.

Oleh karenanya, lanjut Aswarodi, sinergi antara Perangkat Daerah (PD) terkait di setiap Kabupaten/Kota menjadi kunci untuk pembenahan DTKS. Khususnya masyarakat penerima pelayanan dan bantuan sosial. Karena seluruh pelayanan dan Bantuan dari Kesejahteraan Sosial (DTKS) yaitu Program Keluarga Harapan, Program Sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Anak terlantar, Program Disabilitas dan Program Lanjut Usia.

Untuk mengoptimalkan pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai khususnya program bantuan sembako, serta berdasarkan hasil pemantauan oleh Dinas Sosial Provinsi Lampung, jajaran Dinsos perlu memastikan masyarakat miskin dan rentan yang belum masuk ke data DTKS. Segera diusulkan masuk dalam DTKS serta mendorong pengelolaan E-Warong berjalan dengan baik sesuai atauran yang berlaku.

Aswarodi juga mengharapkan, Dinas Sosial melaksanakan pemantauan dan pengendalian secara rutin terhadap pelaksanaan program bantuan sembako di Provinsi Lampung.

“Melalui kesempatan yang baik ini, saya minta kepada kita semua untuk menyatukan tekad dan komitmen, dalam menangani permasalahan kemiskinan di Provinsi Lampung. Demikian untuk menjadi pemacu semangat kita bersama dalam mewujudkan Lampung Berjaya,” ujar Aswarodi. (W9-jam)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed