oleh

Kadisdikbud Sulpakar Monitoring Pelaksanaan PTM di Kabupaten Pringsewu

Kadisdikbud Lampung Sulpakar monitoring PTM di SMAN1 Gadingrejo. (foto : ist)

Pringsewu, Warta9.com – Pagi-pagi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung Drs. Sulpakar, MM, sudah meluncur ke Kabupaten Pringsewu. Hanya ditemani driver, pukul 07.00 WIB, Sulpakar sudah tiba di SMKAN 1 Gadingrejo Pringsewu.

Kedatangan Sulpakar ke sejumlah sekolah di Pringsewu, Senin (13/9/2021), untuk memonitoring uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah dimana sejumlah daerah di Lampung telah mulai melaksanakan PTM di Kelas.

Sulpakar tiba di SMKN 1 Gadingrejo didambut Kepala Sekolah Yulizar, MPd dan Kepala UPTD Cabdin Wilayah Drs. Sunardi, M.Pd.

Sesuai pedoman dan panduan PTM, Sulpakar meski Kepala Dinas, sebelum masuk halaman sekolah harus melalui proses yang diterapkan cek suhu, cuci tangan, baru boleh masuk halaman sekolah.

Sulpakar melihat-lihat ruangan keleas sambil berdialog dengan siswa. Para mengaku sangat senang bisa kembali bersekolah. Sulpakar memberikan arahan kepada para siswa/siswi bahwa ini BTM di kelas masih uji coba. Oleh karena itu, semua siswa harus tetap mematuhi prokes dan pedoman serta panduan sekolah.

Usai memonitor di SMAN 1 Gadingrejo, Kadis Dikbud Sulpakar melakukan monitoring di SMKN 1 Gadingrejo. Kadisdikbu disambut langsung oleh Kepala SMKN 1 Gadingrejo Kemis, MPd.

Sulpakar meninjau sejumlah ruangan belajar siswa. Selain itu, Kadisdikbud juga melakukan dialog dengan para suswa di halaman sekolah.

“Alhamdulillah pagi tadi saya melakukan monitiring pelaksanaan PTM di Kabupaten Pringsewu yaitu di SMAN 1 Gadingrejo dan SMKN 1 Gadingrejo. Dari pantauan yang kali lakukan semua berjalan dengan baik. Siswa mengikuti prosedur dan pedoman yang ada, seperti cek suhu sebelum masuk gerbang, cuci tangan di depan ruang kelas masing-masing, memakai masker dan kegiatan belajar di ruang kelas berjarak,” ujar Sulpakar.

Sulpakar melakukan dialog dengan siswa di SMKN 1 Gadingrejo. (foto : ist)

Selain itu, lanjut Sulpakar, sekolah juga dihimbau dan telah dilaksanakan membentuk gugus tugas Covid-19 dari dewan guru, pegawai tenaga kesehatan dan siswa. “Kenapa Satgas Covid-19 dibentuk, karena untuk mencegah terjadinya klaster baru di sekolah,” ujar Sulpakar.

Berkaitan dengan pelaksanaan PTM di kelas, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung mengingatkan agar penyelenggara pendidikan (sekolah) membuat pedoman dan mematuhinya sesuai dengan SKB 4 Menteri, instruksi Gubernur Lampung dan SOP yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Untuk keselamatan penyelenggara pendidikan, peserta didik dan anak didik serta orang tua wali dari penularan Covid-19, maka satuan pendidikan yang melaksanakan uji coba PTM di kelas harus membuat pedoman yang mengacu kepada SKB 4 Menteri, Instruksi Gubernur dan SOP yang ditetapkan Dinas,” ujar Sulpakar. (W9-jam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed