Kecam Aksi Teror, PMII Siap Jadi Pelopor Gerakan Lawan Terorisme

Kotabumi, Warta9.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lampung Utara mengutuk keras aksi bom Gereja di tiga lokasi Kota Surabaya, Minggu (13/5/2018) Kemarin.

Ketua PC PMII Lampung Utara, Aris Tama, meminta aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan menindak tegas pelaku pengeboman. Sebab, kelakuan para teroris tersebut sudah diluar hak kewajaran dan menganggap manusia sudah tidak mempunyai nilai lagi. “Kami sangat mengecam aksi mereka dan berharap Polri segeras mengusut secepatnya,” kata Aris, Senin (14/5).

Tiga gereja di Surabaya yang menjadi sasaran pengeboman adalah Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) di Ngagel, GKI di Jalan Diponegoro, dan GPPS Sawahan di Jalan Arjuna. Selain itu, dirinya juga mengimbau agar Mahasiswa se Lampung utara turut serta mengawasi kondisi sosial di masyarakat agar tidak ada lagi kejadian teror.

Pasalnya ada warga Lampung Utara yang tertangkap dan mati bernama Haji Saputra, Kalicinta 10 Juli 1994, alamat Rt 001/001 Desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara. “Jika ini benar Kotabumi menjadi zona pertumbuhan teroris, kita harus siaga satu untuk menciptakan Lampura yang kondusif aman damai dan tentaram, negara yang damai harus ada koordinasi yang baik antara kemanan dengan masyarakat sekitar,” terangnya.

Terkit hal tersebut, juga ada sumber berita mengatakan aparat di Lampung diminta waspada, karena salah satu terduga teroris yang ditembak mati berasal dari Kotabumi. “Kami sangat menentang peristiwa peledakan bom yang terjadi 13 mei kemarin Surabaya, apa pun motif dan alasannya, siapa pun pelakunya,” tegas dia.

Atas peristiwa tersebut, PC PMII Lampung Utara siap menjadi pelopor gerakan melawan terorisme. Serta, sebagai kader PMII juga harus membantu menyebarkan ajaran ahlusunah waljamaah atau Islam rahmatan lil alamin di kampus-kampus, untuk membentengi dari ajaran radikal yang berpotensi menimbulkan tindakan terorisme.

“Di tingkat pelajar maupun Mahasiswa harus ada pembentengan agar tidak termasuki faham radikalisme. Oleh karena itu, kami siap menjadi pelopor gerkan antiradikalisme,” tandas Aris. (Rozi/rls)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.