oleh

KONI Lampung Gelar Bimtek IT, Yusuf Barusman : Stop Menggunjing Saatnya Fokus Prestasi

Bandarlampung, Warta9.com – Guna meraih prestasi di Pekan Olahraga Nasional Indonesia (PON) Papua Oktober-November mendatang, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung menggelar Bimbingan Tehnik (Bimtek), Perencanaan dan Anggaran berbasis IT, yang berlangsung pada 10-11 Januari, di Hotel Horison Bandarlampung.

Dalam pembukaan Bimtek ini, Ketua Umum KONI Lampung Prof. Dr. HM. Yusuf Sulfarano Barusman, MBA, mengingatkan kepada semua pengurus KONI Lampung untuk fokus bagaimana para atlet meraih prestasi pada PON Papua. “Kita tidak ada waktu lagi untuk saling menggunjing. Saatnya kita fokus bagaimana kita meraih prestasi di PON Papua,” kata Yusuf Barusman.

Sementara itu, Wakil Ketua III KONI Lampung Dr. Agus Nompitu mengatakan, tujuan kedepan KONI harus menjadi sebuah organisasi yang baik dan profesional, khususnya mengenai akuntabilitas, transfaransi dan fairnas. “Ini mesti dijunjung tinggi guna menuju prestasi terbaik di PON 2020 mendatang,” kata Agus Nompitu.

Oleh sebab itu, Kepala Dinas Koperasi Lampung tersebut mengharapkan sesegara mungking KONI melakukan sebuah terobosan guna mencapai kejayaan olahraga Lampung. Maka ada beberapa hal yang dilakukan, yaitu. Pertama, tata kelola organisasi harus baik dan benar, baik KONI maupun cabang olahraga.

Yang kedua, bagaimana kegiatan keolahragaan sudah memperhatikan aspek masyatakat. Sehingga, tidak lagi hanya internal KONI, artinya semua komponen terlibat, baik masyarakat dan insan olahraga, dan peduli olahraga.

“Jadi, Bimtek yang digelar tentu tujuannya kesana. Yaitu supaya dalam penyusunan program kegiatan dimasing bidang – bidang di KONI dan Cabor supaya betul – betul terukur dan tepat sasaran. Sehingga, semuanya bisa merujuk visi dan misi dari KONI Lampung,” kata dia.

Sementara, percepatan terobosan yang dilakukan merupakan langkah program jangka pendek dari KONI Lampung dan masing – masing cabor meraih keunggulan gemilang di PON 2020 Papua.

“Karena, waktunya tidak lama lagi. Kurang lebih 8 bulan. Maka, diawal tahun ini sesegara mungkin kami KONI menyusun satu proses tatakelola yang baik dan benar, berkontribusi, dan terukur guna mencapai target PON yaitu masuk peringkat 10 besar,” ujarnya.

Agar tidak tumpang tindih tekait program dan anggaran, lanjut Agus pihaknya sudah memiliki pedoman organisasinya. Sehingga, masing – masing bidang sudah ada tupoksinya. Tetapi, pemilahan tupoksi itu tetap harus ada kolaborasi, sinkronisasi, sinergitas antar satu dengan yang lain.

“Nah, disini kita punya terobosan baru. Yaitu pengenalan software. Dan ini, bisa dikatakan se-indonesian baru Lampung yang menerapkan berbasis IT. Tentu, tujuannya adalah penyusunan anggarannya bisa terukur, akuntabiliti,” tegasnya.

Oleh karena itu, pihaknya berpesan kepada masing – masing bidang agar dapat benar – benar memahami program kegiatannya secara terarah. “Tujuannya jelas, menggapai prestasi terbaik di PON Papua 2020. Oleh karena itu, pemahaman tentang penyusunan program bisa sejalan dengan aplikasi yang kita miliki,” pungkasnya. (W9-jam/ha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed