oleh

KONI Lampung Rapat Koordinasi dengan Garuda Indonesia

Pengurus KONI Lampung rapat koordinasi dengan maskapai Garuda Indonesia teknis pemberangkan kontingen PON di Papua. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung dan Cabang Olahraga yang lolos PON XX, mengadakan rapat koordinasi (Rakor) dengan Garuda Indonesia. Rakor dengan pihak maskapai Garuda ini membahas keberangkatan kontingen PON Lampung ke Papua.

Rapat berlangsung pada, Jumat (18/6/2021) siang di Ruang Rapat KONI Provinsi Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim Bandarlampung.

Rapat koordinasi yang dipimpin Ketua Harian KONI Lampung Hannibal, didampingi Sekretaris Umum Subeno dan Tim Satgas non Teknis. Selain mendengarkan pemaparan dari pihak Garuda Indonesia juga tanya jawab, terkait pelaksanaan teknis dan persiapan keberangkatan personil kontingen yang rencananya menggunakan pesawat Garuda.

“Ini rapat koordinasi dan sosialisasi sistem atau cara keberangkatan dari Garuda. Ini teknis, tetapi kami ingin seluruh cabang olahraga tahu. Untuk itu kami mengundang seluruh Cabor lolos PON,” kata Kerua Harian KONI Hannibal.

Sementara itu dari pihak Garuda, menjelaskan bahwa pihak mereka melalui Dirut Utama di Jakarta. Sudah menjalin kerjasama dengan PB PON terkait transportasi resmi, yang akan digunakan oleh 34 kontingan/provinsi menuju Papua. “Kami dari Garuda sudah berkoordinasi dengan 34 Provinsi, terkait pelaksanaan atau system keberangkatan. Garuda siap melayani sesuai dengan kerjasama dengan daerah masing-masing,” kata Indra, dari Garuda Indonesia.

Pada kesempatan tersebut juga banyak dari canang olahraga bertanya dan menjelaskan tentang peralatan yang akan mereka bawa, diantaranya adalah dayung, gala maupun peralatan lainnya. Tentunya hal itu menjadi catatan pihak Garuda, agar tidak terjadi kesalahan yang bisa merugikan kedua belah pihak. (W9-ha)

banner 728x90

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed