Kurban PTPN VII, Bukan Sekadar Takwa Tapi Menghapus Sifat Hewani

Bandarlampung, Warta9.com – Gema takbir mengiringi penyembelihan 81 ekor hewan kurban keluarga besar PTP Nusantara (PTPN) VII, Rabu (22/8/2018). Prosesi meneladani Nabi Ibrahim AS itu dilakukan perusahaan dan karyawan pada Hari Raya Idul Adha 1439 H. Puluhan hewan kurban berupa sapi dan kambing itu tersebar di Kantor Direksi dan di Unit-Unit PTPN VII Lampung, Sumsel, dan Bengkulu.

Di Kantor Direksi, Bandarlampung, 15 ekor hewan kurban terdiri dari empat sapi dan 11 kambing dipotong usai Shalat Idul Adha di Masjid Baitunnabat. Ratusan jemaah memadati ruang salat, serambi, dan halaman masjid.

Dalam khutbahnya, Ustaz Rizal Firdaus selain mengutip ayat dan hadits
tentang kurban juga menganalisis makna kurban di zaman milenial. Ia mengatakan, kurban dalam makna ruhani adalah implementasi rasa takwa seseorang kepada perintah Robnya. Dalam takwa itu, kata ustaz bergelar doktor itu, kurban sejatinya adalah kesungguhan untuk menghapus sifat hewani dalam setiap muslim.

“Makna kurban itu amat luas. Yakni, wujud takwa kepada Allah, membuang nafsu hewani dalam tubuh yang cenderung serakah, dan peduli kepada sesama. Dalam kurba itu kita dituntut ikhlas untuk memberikan sesuatu yang nikmat dan mahal kepada sesama, terutama saudara kita yang miskin agar ikut mersakan nikmatnya daging pada hari ini,” kata dia.

Tentang tradisi kurban di lingkungan PTPN VII, Direktur Utama PTPN VII Muhammad Hanugroho sangat bersyukur. Sebagai perusahaan yang hidup dan berada di tengah masyarakat, ibadah kurban bukan sekadar ibadah hablum minallah atau hubungan kepada Allah. Sebab, kata Dirut yang akrab disapa Oho ini, kebersamaan dengan warga sekitar adalah simpul peduli
sesama yang harus dikuatkan.

“Saya berterima kasih kepada seluruh karyawan dan keluarga besar PTPN VII yang terus menghidupkan ibadah kurban. Dalam kondisi apapun, ibadah yang mengandung nilai kebersamaan dengan masyarakat adalah wajib bagi kita. Kondisi perusahaan memang sedang dalam tahap kebangkitan, tetapi karyawan dan keluarga bisa menggantikan peran itu dengan dasar takwa. Sekali lagi, terima kasih,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Agus Faroni mengatakan dilaksanakan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen kepada masyarakat di lingkungan perusahaan. Dalam kondisi apapun PTPN VII tetap mengedepankan kegiatan yang menyentuh kepada masyarakat sekitar. “Daging kurban ini disalurkan kepada masyarakat sekitar di lingkungan perusahaan, panti asuhan, dan fakir miskin,” kata Agus.

Agus menambahkan, selain di Kantor Direksi, seluruh unit bisnis juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Ia memerinci, setidaknya ada 31 ekor sapi dan 50 ekor kambing disembelih pada hari ini. (W9-jam)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.