Kuryana Azis: Jadikan DMI Sebagai Wadah Pemersatu Umat

OKU, Warta9.com Masjid adalah tempat ibadah umat Islam, Memakmurkan masjid adalah tugas setiap umat Islam. Akan tetapi tidak semua umat Islam dapat setiap saat mengurus masjid. Untuk itulah disetip masjid mempunyai struktur kepengurusan dengan tujuan terselenggaranya ibadah dan terjaganya kemakmuran masjid.

Guna memastikan kemakmuran masjid timbullah Organisasi  Dewan Masjid Indonesia. Di Kabupaten OKU sendiri kepengurusan DMI telah masuk ke pengurusan periode ke dua. Pelantikan kepengurusan DMI DPD OKU periode kedua diadakan di pendopo rumah Kabupaten, Sabtu, (12/9).

Acara pelantikan ini dihadiri oleh Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, Ketua DPRD OKU Ir Marjito Bachri, Kapolres OKU, Dandim 0403/OKU, Kakankemenag OKU, Ketua MUI OKU.

Dalam sambutanya Ketua DPD DMI OKU, Dr. Ibnu Shodik, S.Ag.M.Pd. menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati OKU atas respon dan perhatiannya kepada Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), kepedulian itu  bukan saja saat menjabat sebagai Bupati, namun semenjak menjabat wakil Bupati. Kini saat menjabat Bupati kepedulian itu makin bertambah.

“Salah satu bukti kepedulian Pak Kuryana, dulu insentif pengurus masjid itu Rp.300.000 dan Alhamdulillah Rp kini Rp 500 ribu,” jelasnya.

Lebih lanjut Ketua DMI OKU mengatakan Kedepan DMI OKU akan ada program pelatihan Imam masjid dan meminta suport kepada pemkab OKU agar program ini dapat dijalankan sehingga Imam masjid yang ada di Kabupaten OKU setidaknya bacaan shalatnya benar.

“Tujuan lain dari DMI menjadikan masjid ramah dan terhindar dari isu-isu yang tidak baik, sehingga jauh dari konflik,” sambungnya.

DMI OKU akan selalu mendukung program pemerintah yang pro rakyat.

Dalam sambutanya Ketua DPW DMI Provinsi Sumatra Selatan, DPW Dr. K.A Bukhori Abdullah,  M. Hum juga mengapresiasi Buapati OKU atas dukungannya kepada DMI OKU.

“Terimakasih pak Kuryana atas sumbangansihnya, sehingga DMI OKU bisa eksis sampai hari ini,” ucapnya.

Lebih lanjut Bukhari mengatakan bahwa DMI itu ada 10 program utama diantaranya Program bersih-bersih masjid. Program ini bertujuan agar masjid yang ada terjaga kebersihannya.

“Jika masjid itu bersih maka saat ibadah akan nyaman, namun sebaliknya maka jamaah tidak akan betah berlama-lama di masjid, dan bahkan Masjid tidak akan di kunjungi oleh jamaah,” katanya lagi.

Kami ingin program ini membumi dan dapat dirasakan oleh jamaah masjid yang ada di OKU ini khususnya dan di Indonesia umumnya.

Sementara itu Bupati OKU Drs H Kuryana Azis dalam sambutannya pertama-tama mengajak seluruh pengurus DMI untuk menjalankan protokol kesehatan tentang pencegahan Virus Corona (Covid-19).

Selanjutnya Bupati mengajak DMI OKU untuk membantu Pemkab OKU dalam program percepatan pembangunan terutama dibidang Sumberdaya manusia (SDM).

Daerah kita ini sedang bekerja keras untuk memajukan daerah melalui berbagai program percepatan pembangunan di segala bidang termasuk dalam pemberdayaan masyarakat.

“maka dari itu keberadaan DMI ini, perlu semakin diaktualisasikan dalam mendukung pemerintah untuk membangun kecerdasan religius umat Islam, karena pembangunan daerah tentunya harus didukung dengan suasana kondusif dalam partisipasi termasuk dari para ulama dan umat,” ucap Bupati.

Bupati juga berharap DMI OKU dapat menjadi bagian penting dari jembatan penghubung antara Umaroh terhadap ulama dan umat.

“Kabupaten OKU masih tetap sebagai daerah yang sangat kondusif, akan tetapi kondisi kehidupan sosial keagamaan demikian harus tetap kita pelihara dengan baik dan saya harap pengurus DMI yang baru saja di Lantik ini dapat menjadi salah satu organisasi yang berperan aktif dalam mewujudkan kondusifitas di Bumi Sebimbing Sekundang ini,” harapnya. (W9-dody)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.