Laksanakan IPWK, Yuhadi Tekankan Pentingnya Persatuan Walau Beda Pilihan

Anggota DPRD Kota Bandarlampung Yuhadi melaksanakan IPWK di Kelurahan Sukajawa Tanjungkarang Barat. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Anggota Komisi III DPRD Kota Bandarlampung H. Yuhadi, SHI, MH, melaksanakan pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Kelurahan Sukajawa Kecamatan Tanjungkarang Barat.

Dalam kesempatan ini, Yuhadi menyampaikan pentingnya menjaga persatuan walau berbeda pilihan. “Kita harus tetap menjaga persatuan, walau beda pilihan,” ujar Yuhadi.

Yuhadi juga Ketua DPD Partai Golkar Bandarlampung ini menyampaikan kepada masyarakat agar mewaspadai aliran-aliran agama yang ingin memecah belah persatuan. Beberapa tradisi umat Islam seperti peringatan Tahun Baru Islam, Maulid Nabi, Yasinan hendaknya terus dikembangkan. “Waspadai ajaran-ajaran baru yang sesat yang membahayakan masyarakat dan mengancam keutuhan NKRI. Beberapa tradisi yang telah berjalan di masyarakat hendaknya terus dijalankan,” kata Yuhadi.

Karena itu, lanjut Yuhadi kegiatan sosialisasi IPWK sangat penting. Apalagi sekarang ini ada keresahan di masyarakat di masyarakat karena adanya geng geng motor yang belakangan meresahkan warga.

Yuhadi juga menyampaikan bila ada keluhan warga bisa disampaikan kepada dirinya. Sepanjang masih bisa dibantu maka dia akan memperjuangkan, terutama soal infrastruktur yang rusak.

Dalam kegiatan IPWK, Yuhadi menghadirkan dua nara sumber, Hartini Soraya, staf khusus Wakil Ketua DPR RI H. Lodewijk F Paulus dan Jamhari, jurnalis senior. Kegiatan ini juga dihadiri Babhinsa Kamtibmas AIPDA Mere Arcan dan Babhinsa Jasmin.

Nara sumber Hartini Soraya senang bisa bersilaturrahmi dengan masyarakat Sukajawa. Menurut dia, Provinsi Lampung yang merupakan Indonesia mini sangat luar biasa rakyatnya bisa hidup berdampingan.

Penduduknya terdiri berbagai suku, agama bisa hidup rukun bersatu bisa saling menghormati walaupun berbeda. Tentunya ini tidak lepas dari masyarakatnya yang sudah mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Lebih lanjut Hartini Soraya mengatakan, bahwa rasa kemanusiaan sebetulnya sudah tertanam pada jiwa masing-masing anak bangsa ini. Karena itu, masyarakat Indonesia dari dulu sudah ditanamkan kemanusiaan. Karena itu, nilai kemanusiaan harus tertanam dalam diri kita agar peduli sesama.

Sedangkan Nara sumber Jamhari menyoroti pentingnya masyarakat melakukan bela negara. Karena mencintai tanah air merupakan ajaran Nabi Muhammad SAW. Karena Rasulullah, seorang pemimpin yang mencintai Makkah dan Madinah karena dua tempat mulia tersebut
merupakan tanah air beliau.

Jamhari juga menyampaikan, mencintai tanah air adalah bagian dari iman karena tanah air merupakan sarana primer untuk melaksanakan perintah agama. Tanpa tanah air, seseorang akan menjadi tunawisma. Tanpa tanah air, agama seseorang kurang sempurna, dan tanpa tanah air, seseorang akan menjadi terhina.

Karena itu, kita wajib menjaga kemerdekaan RI, menjaga Pancasila, menjaga Bhineka Tunggal Ika,
menjaga NKRI, dan menjaga Undang-undang 1945, karena ini bagian dari iman dan ajaran agama.

Oleh karena itu, Jamhari menilai pembinaan ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan harus diperkuat. Karena sejak era reformasi dan saat ini era digitalisasi, pembinaan ideologi Pancasila berangsur ditinggalkan. Padahal Pancasila menjadi identitas Indonesia.

Dalam Islam sangat jelas, sebagai manusia walau beda suku, bangsa diperintahkan untuk saling mengenal, saling menghormati sesama.
Ini sesuai dengan Al-Quran surat Al-Hujurat (49): 13 yang terjemahannya “Wahai seluruh manusia, sesungguhnya Kami telahi menciptakan kamu dari seorang lelaki dan seorang perempuan, dan Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. (W9-man)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.