Lima Intreprenuer Muda Indonesia Talkshow Business di Universitas Teknokrat

Bandarlampung, Warta9.com – Lima intreprenuer muda Indonesia yang telah sukses, tampil dalam Talkshow Business Gerakan Wirausaha Muda (GerakMU), di Gelanggang Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Sabtu (20/7/2019).

Lima intreprenuer muda sukses yang tampil di Talkshow Business yaitu, Founder BIG Indonesia Dwi Andayani, SE, MM, Founder & CPO Pintro Syarif Hidayat, CEO Harmony Land Group Fithor Muhammad, Co. Founder & CPO Pintaria Dr. Gerald Arif. Co. Founder Aplikasi Ngampooz Gatot Wicaksono.

Tampil menyampaikan pembukaan dalam Talkshow yang dipandu oleh Wakil Rektor I Dr. Mahathir Muhammad, SE, MM, yaitu Founder BIG Indonesia Dwi Andayani. Ia berharap kedepan akan muncul intreprenuer muda yang sukses dari Universitas Teknokrat.

Kemudian CEO Harmony Land Group Fithor Muhammad. Ia menceritakan jatuh bangun sebagai pengusaha yang dimulai dari jualan barang di kampus, membuka kafe sampai mengelola limbah.

Fithor telah meluncurkan buku pertama yang ditulisnya yang bertajuk “Be Successful Young Propertypreneur”. Buku ini menceritakan pengalamannya dalam membangun bisnis properti yang sukses di usia 25 tahun.

Ia menjelaskan, untuk menjadi seorang propertypreneur, pengusaha di bidang properti tidaklah mudah. Menurutnya, dibutuhkan 12 bidang keilmuan yang mendalam untuk menunjang keahlian dalam bidang properti.

“Yaitu antara lain : akuisisi lahan, feasibility studies, perizinan proyek, konstruksi, perencanaan konstruksi, manajemen proyek, marketing, penjualan, KPR dan kemitraan bank, arsitektur, permodalan, dan cashflow management,” papar Fithor, yang menceritakan pernah mengalami kerugian ratusan juta awal menjalani usaha ini.

Selain keilmuan, kata Fithor, seorang propertypreneur juga harus menghadapi tantangan risiko yang tidak kecil karena harus mengelola dana yang tidak sedikit untuk membuka sebuah proyek propert. Dalam kesempatan ini, Fithor mengatakan, bahwa usaha itu perlu fokus dengan kompetensi usaha yang sudah ditekuni.

Sedangkan Co. Founder & CPO Pintaria Dr. Gerald Arif, lebih banyak berbicara usaha yang dikembangkan yaitu, HarukaEDU. Ia berharap melalui produk Pintaria akan senantiasa memberikan kontribusi positif melalui layanan perkuliahan dengan metode blended learning. Yaitu, sebuah metode belajar yang merupakan kombinasi terstruktur dari metode online dan offline. Dengan metode ini pendidikan akan semakin mudah diakses oleh siapa saja dengan waktu yang fleksibel dan biaya yang terjangkau.

Sementara itu, Founder & CPO Pintro Syarif Hidayat, dalam paparannya menyoroti masalah lembaga pendidikan. Ia mengatakan, lembaga pendidikan saat ini dituntut untuk berubah dengan cepat mengikuti era Teknologi Informasi yang serba cepat.

Dalam talkshow businees ini beberapa mahasiswa menyampaikan pertanyaan kepada pembicara seputar kiat usaha meraih sukses, sampai masalah usaha yang akan dijalankan apakah meneruskan usaha orang tua atau memilih usaha sendiri. (W9-jam)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.