Merasa dirugikan, Bijay Demo BRI Kotabumi

Kotabumi, Warta9.com – Mulyadi alias Bijay, salah seorang nasabah yang juga pengusaha di Kotabumi Lampung Utara (Lampura), mendemo kantor BRI cabang setempat, Rabu (27/2/2019). Dia menilai, BRI diduga melakukan manipulasi data sehingga dirinya mengalami kerugian mencapai Rp 40 triiun.

Berdasarkan pantauan, Mulyadi dan belasan karyawannya tiba didepan dikantor BRI langsung berorasi. Dirinya mengatakan, jika dari dua rekening yang dimilki satu diantaranya diduga digandakan oleh pihak bank. Bahkan, Mulyadi mensinyalir adanya manipulasi data yang mengakibatkan dirinya mengalami kerugian mencapai Rp 40 triliun.

Setelah puas berorasi, Bijay dan beberapa karyawannya langsung diterima pihak BRI untuk berdialog. Namun, dialog yang juga dihadiri pihak kepolisian itu tak menemukan titik terang, dan Bijay berencana menempuh jalur hukum.

“Saya menuntut hak saya, saya menilai ada manipulasi data. Saya rugi Rp 40 triliun. Saya akan lapor ke penegak hukum karena saya merasa dizolimi,” ujar Bijay.

Menanggapi hal itu, Arry Sabdo Ananto selaku Kepala cabang BRI Lampung Utara membantah jika pihaknya telah melakukan manipulasi data dan menggandakan rekening Mulyadi.

Menurutnya, Mulyadi memiliki dua rekening namun keduanya telah di close karena tak memiilki saldo sejak beberapa waktu lalu. ”Ya silahkan saja jika beliau ingin menempuh jalur hukum,” jelas Arry Sabdo Ananto. (rozi/van)

Beri rating artikel ini!
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.