MUI Lampung Mengecam Keras Insiden Penusukan Syekh Jabir

KH. Khairuddin Tahmid, Ketua Umum MUI Lampung

Bandarlampung, Warta9.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung mengeluarkan pernyataan sikap melalui surat Nomor : B-059/DP.P-IX/IX/2020, tertanggal 14 September.

Pernyataan sikap yang ditandatangani Ketua Umum MUI Lampung Dr. KH. Khairuddin Tahmid, MH dan Sekretaris Umum Drs. KH Basyaruddin Maisir, AM.

Sehubungan dengan telah terjadinya insiden penusukan atas Syekh Ali Bin Jabir oleh orang tak dikenal saat pengajian di Masjid Falahuddin Kota Bandarlampung Provinsi Lampung pada hari Ahad, 25 Muharam 1442H/13 September 2020 M sekitar pukul 17:20 WIB, maka dengan ini Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Lampung menyatakan sikap/pandangan sebagai berikut:

Turut prihatin dan mengecam keras insiden tersebut, karena ini merupakan
tindakan kriminal yang dapat mengganggu kegiatan dakwah Islam, dan nama baik daerah;
Meminta aparat Kepolisian Daerah Lampung agar secepatnya mengungkap dan mengumumkan motif dibalik insiden ini, serta bekerja secara profesional dan melibatkan pihak-pihak berkompeten yang dibutuhkan,
sehingga perkara ini menjadi jelas dan terang;

Meminta aparat Kepolisian Daerah Lampung agar tidak tergesa-gesa menyimpulkan pelakunya adalah orang kurang waras/terganggu jiwanya karena akan menimbulkan ketidakpercayaan dari masyarakat Lampung;
Kepada pelaku penusukan agar dikenakan hukuman sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara kesatuan Republik Indonesia;

Umat Islam harus tenang dan rasional dalam menyikapi insiden ini, menyerahkan kepada pihak yang berwenang untuk melakukan proses hukum, dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan main hakim sendiri;
Meminta masyarakat Lampung terus bersatu dan tidak terpengaruh terhadap provokasi-provokasi yang mungkin timbul dari insiden ini;

MUI juga menghimbau kepada masyarakat yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan di masa pandemik Covid-19 yang melibatkan orang banyak agar mengikuti protokol
kesehatan sesuai anjuran pemerintah, dan berkoordinasi/melibatkan pihak keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) setempat;

“Mari kita berdo’a semoga para pelaku dakwah senantiasa dilindungi oleh Allah SWT dan khususnya Syekh Ali Bin Jabir segera diberikan kesembuhan serta insiden seperti ini tidak terjadi kembali, khususnya di Provinsi Lampung,” kata KH. Khairuddin Tahmid. (W9-jam)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.