Pasutri Dibekuk Anggota Polres Lampura, Tipu dan Rudapaksa Warga Sumsel

Kotabumi, Warta9.com – Suwarda (26) warga Desa Sukadana Ilir, Bungamayang, Lampung Utara (Lampura), terpaksa kakinya ditembus timah panas polisi, Senin (4/7/2018) sekitar pukul 17.00 WIB. Pasalnya, pria ini diduga memperkosa dan merampas barang berharga milik Rukmini (24) Warga Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Selain itu, polisi juga mengamankan Saripah (25) istri tersangka yang diduga ikut terlibat dalam aksi tersebut.

Kasat Reskrim AKP Syahrial mewakili Kapolres AKBP Eka Mulyana, kepada sejumlah wartawan, Selasa (5/6/2018) membenarkan penangkapan tersebut. “Setelah kami menerima laporan korban (Rukmini), kami lakukan penyelidikan dan langsung menangkap tersangka dirumahnya. Karena berusaha lari dan melawan polisi, terpaksa kami lakukan tindakan tegas dengan menembak kakkinya,” kata Kasat.

Menurut Syahrial, tersangka dan korban berkenalan melalui media sosial Facebook. Tersangka meminta nomor telepon korban, hingga akhirnya mereka menjalin hubungan selama depan melalui telponan. “Berdalih untuk menjalankan hubungan yang lebih serius tersangka meminta korban untuk datang kekotabumi,” jelas Kasat.

Pada Senin 21 Mei 2018 sekitar jam 17.00 Wib, korban tiba di Kotabumi dan dijemput Romli (mertua tersangka). Oleh Romli, korban diantarkan ke sebuah tempat kebun antara perkebunan Sawit dan singkong tepatnya Desa Labuan Ratu Kampung. Dilokasi itu korban diajak melakukan hubungaj intim dengan sebanyak 5 kali. “Korban sempat menolak tetapi diancam oleh tersangka menggunakan golok,” ucapnya.

Usai merudapaksa korban, tersangka menguras harta bendanya, berupa satu unit HP merk Samsung dan uang tunai sebesar 700 Ribu. “Tersangka juga sempat meminta uang Rp 30 juta,agar korban bisa keluar dari desa tersebut dengan aman,” terangnya.

“Kami juga mangamankan istri tersangka ini ikut serta dalam menjalankan aksinya, Kami juga akan menunggu karena tersangka ini ada laporan dari Polda dengan modus yang sama,” kata dia lagi. (Rozi/van)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.