oleh

Pemkab Pesibar Rakor Percepatan Vaksinasi

Bupati Agus mengevaluasi tentang percepatan Vaksinasi Covid-19 di Pesisir Barat dan Lampung Barat.

Pesibar, Warta9.com – Bupati Pesisir Barat Drs. Dr. Agus Istiqlal, S.H., M.H mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Ruang Rapat Rupatama Polres Lampung Barat, Senin (27/9).

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Lambar Parosil Mabsus, S.Pd, Kapolres Lampung Barat AKBP Hadi Saeful Rahman, S.IK, Dandim 0422 Letkol. Czi. Beni Setiawan, S. TM, DPRD Lampung Barat, Dinkes Lampung Barat dan Pesisir Barat, Pol PP Lampung Barat dan Pesisir Barat, IBI, PPNI dan Seluruh tamu undangan.

Kapolres Lampung Barat AKBP Hadi Saeful Rahman, S.IK membuka secara langsung rapat koordinasi percepatan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat.

Dalam paparannya Kapolres mengatakan, bahwa saat ini Kabupaten Pesisir Barat dan Lampung Barat masuk zona kuning, semoga dapat terus membaik dan harapan kita bersama yaitu tercapainya situasi masyarakat yang sehat atau terbebas dari pandemi covid-19.

Adapun beberapa metode yang akan dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran covid-19 :

1. Metode peningkatan Herd Imunity (Vaksinasi).

2. PPKM

3. Penyiapan tenaga dan peralatan kesehatan.

4. Pengetatan SM (OPS Yustisi)

5. Pelaksanaan 3t

6. Sosialisasi

7. Edukasi

Harapannya pelaksanaan penanganan covid-19 dapat dilaksanakan dengan koordinasi yang baik di satgas masing-masing Kabupaten sehingga pencegahan penyebaran covid-19 dapat teratasi.

Kapolres juga menyampaikan strategi percepatan vaksinasi dengan metode :

1. Reguler.

2. Mobile.

3. Sentra vaksinasi, vaksinasi menyasar (berbasis komunitas dan tempat).

Beberapa metode diatas dapat berjalan dengan baik apabila kita melakukan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi. Karena saat ini masih belum atau kurangnya sosialisasi kepada masyarakat tentang vaksinasi sehingga masyarakat tidak antusias untuk melakukan vaksin.

Berdasarkan data dari Dinkes Lampung Barat dan Pesisir Barat bahwa masih sangat kurangnya antusias masyarakat untuk melakukan vaksin. Kemudian vaksinator dapat dibentuk oleh Dinkes Pemda, TNI, Polri dan Bentukan IDI, PPNI dan IBI.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Pesisir Barat Drs. Dr. Agus Istiqlal, S.H., M.H, menyampaikan tanggapannya, bahwa saat ini masih kurangnya koordinasi dan sosialisasi terhadap masyarakat serta kesadaran masyarakat terhadap covid-19 dan vaksinasi. Agus juga mengatakan kesolidan merupakan hal yang sangat penting dalam hal ini.

Sisi lain, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, S.Pd dalam tanggapannya menyampaikan, saran terhadap strategi vaksinasi yaitu dengan cara dor to dor (Rumah ke rumah) dan vaksin dilakukan dengan tempat dan suasana yang sejuk contohnya di tempat wisata, lapangan, di sekolah atau sebagainya yang membuat masyarakat antusias untuk melakukan vaksin. (Eva)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed