Pertahankan WTP 7 Kali Berturut-turut, Pemkab Tubaba Terima Penghargaan Menkeu

Bupati Tulangbawang Barat Hi. Umar Ahmad, SP menerima piagam penghargaan Opini WTP yang diserahkan oleh Menkeu RI Sri Mulyani, di Gedung Dharmapala Kementerian Keuangan RI, Kamis (20/09). Foto: Istimewa

Panaragan – Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Tulangbawang Barat Tahun Anggaran 2018 kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Opini WTP ini adalah yang ke tujuh kalinya, sejak pertama diterima secara berturut-turut dari tahun 2011-2018.

Piagam penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menkeu Sri Mulyani kepada Bupati Tulangbawang Barat Hi. Umar Ahmad, SP, di Gedung Dharmapala Kementerian Keuangan RI, Kamis (20/09).

Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad menyampaikan rasa syukurnya atas raihan Opini WTP ini. Menurutnya, prestasi ini tidak lepas dari komitmen dan kerja keras bersama jajaran Pemda Kabupaten Tulangbawang Barat. “Kita bersyukur bisa mempertahankan Opini WTP kali ini yang ke tujuh kali berturut-turut. Tentu kita harus terus berusaha menjaga ini,” kata Umar, kepada warta9.com, Jumat (21/9).

Diraihnya kembali opini WTP kali ini, lanjut bupati, tidak lepas dari kerja keras dan komitmen aparatur Pemkab Tubaba dalam meningkatkan kinerja, khususnya bidang pengelolaan dan tanggung jawab keuangan daerah. Disamping itu, Pemkab juga telah melakukan langkah-langkah strategis dalam rangka memantapkan komitmen aparatur pengelola keuangan dan aset.

Penghargaan itu tidak hanya menjadi kebanggaan tetapi bagian dari capaian akuntabilitas kinerja. WTP adalah penilaian tertinggi atas laporan keuangan kementerian/lembaga negara menyangkut pengelolaan anggaran berbasis akuntabilitas dan transparansi.

Baginya WTP bukanlah satu proses selesai, tetapi menjadi instrumen untuk pengelolaan anggaran yang lebih ideal sesuai kebutuhan. Seluruh mata rantai pengelolaan anggaran mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengawasan di Pemkab Tubaba berujung pada penilaian.

“Setelah mendapat WTP perlu adanya feedback bagi perbaikan ke depan. Oleh karena itu, WTP sesungguhnya awal bagi pengelolaan anggaran yang lebih ideal lagi,” tandas bupati. (jon)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.