oleh

Pesisir Barat Pertahun Hasilkan 88.246 Ton Gabah Kering Giling dan 27.516 Ton Jagung

Sambutan Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal dalam acara panen raya kedelai.

Pesibar, Warta9.com – Kabupaten Pesisir Barat memiliki luas lahan pertanian yang dimanfaatkan kurang lebih 65.349 ha, dimana 8.745 ha diantaranya merupakan sawah dan 20.553 ha tegalan.

“Rata-rata produksi padi tiap tahun sekitar 88.246 ton gabah kering giling (gkg) dan jagung sekitar 27.516 ton,” ujar Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal pada acara Panen Raya Kedelai, di Pekon Ulok Manik, Kecamatan Pesisir Selatan, Sabtu (06/11/21).

Bupati menjelaskan, ditahun 2019 produktivitas padi sawah di Pesisir Barat rata-rata sebesar 5,01 ton/ha. Tetapi di beberapa daerah hasil pengukuran dengan ubinan dapat mencapai 5,9 ton/ha.

“Pada tahun 2020 ini telah diprogramkan sasaran produksi padi sebesar 117.870 ton, jagung sebesar 28.783 ton dan kedelai 3.440 ton,” imbuh Agus.

Untuk mencapai sasaran produksi yang telah ditetapkan, lanjutnya, perlu adanya upaya strategi pencapaian yaitu melalui peningkatan produktivitas kedelai dan peningkatan luas tanam kedelai.

Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kedelai antara lain, melalui program/kegiatan pengembangan kedelai baik dengan cara monokultur ataupun tumpang sari, penggunaan benih yang berkualitas serta pemupukan berimbang. Sedangkan upaya untuk meningkatkan luas tanam kedelai antara lain melalui pemanfaatan lahan tidur.

Melalui upaya-upaya tersebut diharapkan sasaran produksi kedelai di Pesisir Barat dapat tercapai, sehingga mendukung peningkatan produktivitas kedelai. Salah satu bentuk kepedulian pemerintah pusat untuk mendukung peningkatan produktivitas kedelai adalah bantuan alat mesin pertanian berupa, power traser dan benih kedelai serta kelengkapannya.

Selanjutnya Bupati berpesan agar kegiatan upsus padi, jagung, kedelai, dan bantuan alat mesin pertanian dari pemerintah pusat, kepada semua kelompok tani diharapkan untuk:

1. Menyusun rencana dan musyawarah dalam rangka meningkatkan produksi pangan.
2. Memanfaatkan alat mesin pertanian yang diterima untuk kepentingan kelompok tani diwilayah masing-masing dan sekitarnya.
3. Memelihara alat mesin pertanian ini agar bisa beroperasi dengan baik.
4. Berkoordinasi dengan aparat desa dan petugas penyuluh pertanian, apabila dijumpai permasalahan dibidang pertanian.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan program pencapaian swasembada pangan dengan harapan sasaran produksi yang telah ditargetkan dapat tercapai.

Turut hadir pada acara tersebut Sekda Pesisir Barat, Kadis pertanian Provinsi Lampung Ir.Kusnardi, Direktur AKABI yang diwakili oleh Koordinator Sub. kedelai Mulyono,SP.,MM, Asisten Bid.Administrasi Umum Ir.Hasnul Abror, dinas pertanian Pesisir Barat, camat Pesisir Selatan. (Eva)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed