oleh

PLN Mengaku Tidak Tahu, Pohon Dijadikan Pengganti Tiang Listrik

Tim survey PLN Kotabumi. (doc/warta9.com)

Kotabumi, Warta9.com – PLN Kotabumi mengaku tidak mengetahui adanya pohon yang digunakan untuk mengganti tiang penyangga kabel listrik warga.

Mereka baru mengetahui setelah adanya pemberitaan, dan melakukan survey ke lokasi di Jalan Lebung Curup, Gang Petruk RT 04, LK 05, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Jumat (10/12/2021).

Manager PLN Kotabumi Yusrizal, melalui Supervisor Wahyu mengatakan, akan segera mengusulkan ke UP3 PLN Kotabumi terkait penambahan tiang dan kabel dari rumah kerumah yang tidak sesuai standar.

Usulan itu dilakukan berdasarkan hasil survey pihaknya yang dilakukan Jumat hari ini. Dari survey tersebut akab dibuat gambar sebagai dasar pengajuan penambahan tiang dan kabel.

“Segera kita usulkan terkait penambahan tiang dan kabel di lokasi GG Petruk RT. 04, LK. 05 Kelurahan Rejosari. Mudah-mudahan proses dapat selesai dalam waktu cepat, sehingga tiang segera dipasang,” kata Wahyu saat dikonfirmasi warta9.com, Jumat (10/12/2021) pagi tadi.

Menggapi hal tersebut, Nanang warga setempat mengaku senang atas repon cepat PLN menanggapi keluhan warga. Dia berharap, setelah dilakukan survey penambahan tiang beton dan kabel segera terealisasi dalam waktu cepat.

“Alhamdulilah PLN cepat merespon keluhan warga terkait penambahan tian dan kabel listrik. Semoga cepat terealisasi agar warga tidak lagi kekhawatir tiang kayu roboh saat hujan dan angin kecang,” harap dia.

Diberitakan sebelumnya, warga RT 04, LK 05 Gang Petruk, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara mengeluhkan pelayanan Perusahaan Listrik Nasional (PLN) di lingkungan tersebut. Mereka terpaksa menggunakan pohon mahoni dan jati hidup sebagai penyengga kabel PLN selama bertahun-tahun. (Rozi/lam/van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed