oleh

Polisi Dalami Penyekapan Tiga Perempuan Cafe di Bali Utara

Buleleng, Warta9.com – Dugaan penyekapan menimpa tiga orang perempuan pemandu lagu sebuah Cafe di bilangan Jalan Raya Sudirman Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (23/12) subuh pukul 05.30 Wita.

Personil Polres Buleleng pun telah berhasil mengevakuasi ketiga waitrees tersebut pada salah satu ruangan cafe The Dari di Kelurahan Banyuasri, Singaraja. Bahkan satu diantaranya harus dilarikan ke RSAD Singaraja karena mengalami sesak nafas.

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Sumarjaya, dikonfirmasi membenarkan dengan dugaan penyekapan tersebut, setelah petugas piket di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Buleleng, mendapatkan sebuah pesan dari layanan hotline.

“Ya benas, kasus dugaan penyekapan itu diterima polisi melalui pesan whatsaap,” ujar Iptu Sumarjaya, Jumat (24/12/2021).

Saat ditemukan, kondisi ketiga perempuan itu dalam keadaan lemas akibat kekurangan oksigen, karena terkunci lama di dalam ruangan. Berdasarkan keterangan, ketiga waitrees itu tidak menyebut tempat asal hanya memiliki nama panggilan Putri, Sita dan Dini.

Upaya penyelamatan dilakukan polisi kata Sumarjaya berawal dari pesan berisi permintaan pertolongan (SOS) oleh seseorang yang pengirimnya meyebut telah disekap bersama dua orang temannya. Bahkan, mengaku sudah dalam kondisi lemas. Selain itu, pengirimnya juga mengirimkan lokasi tempat dimana mereka disekap.

Saat di lokasi pintu cafe didapati masih tutup dan terkunci. Kemudian dilakukan pendobrakan. Setelah berhasil dibuka, ketiga pemandu lagu itu di temukan di los cafe. Satu orang dilarikan ke rumah sakit sedangkan dua orang lainnya dibawa ke Mapolres Buleleng untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Atas kasus ini kami masih melakukan pendalaman. Karena kejadiannya baru tadi pagi. Korban juga belum banyak memberikan ketenangan, sepertinya masih trauma,” tukasnya. (Pendi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed