oleh

Polres Tulang Bawang Buka Gerai Vaksinasi

Tulang Bawang, Warta9.com – Polres Tulang Bawang menggelar kembali gerai vaksinasi presisi, hal ini dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19 guna memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Kegiatan vaksinasi tersebut,  digelar di Klinik Kesehatan Polres setempat, pukul 09.00 sampai dengan pukul 15.30 WIB, Sabtu (28/08/2021) untuk warga.

Menurut Kapolres Tulang Bawang AKBP Hujra Soumena, vaksinasi peratama ini  khusus untuk warga Kabupaten Tulang Bawang, Lampung yang belum pernah divaksin atau vaksin dosis pertama, dalam vaksinasi presisi kali ini sebanyak 153 orang warga yang mengikuti dan semuanya berhasil vaksinasi.

“Vaksin ini kami berikan secara gratis dan warga cukup dengan membawa foto copy KTP atau KK dan alat tulis atau pulpen,” jelas Hujra kepada awak media, Minggu (29/08/2021).

Hujra mengatakan lagi, pelaksanaan proses vaksinasi tersebut, petugas kami sehari sebelumnya telah membagikan nomor urut antrian kepada warga guna menghindari terjadinya kerumunan warga dan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Warga yang datang ke klinik sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, sehingga tidak terjadi kerumunan guna mencegah terjadinya klaster baru,

“Namun selain itu, warga yang akan divaksinasi terlebih dahulu dilakukan screening  petugas kesehatan yang telah kami persiapkan, sehingga warga  benar-benar dapat ketahui dengan pasti bisa atau tidak untuk vaksinasi,” paparnya.

Kata dia, setelah usai vaksinasi, warga harus menunggu selama 15 sampai 30 menit di ruang observasi, apabila tidak ada keluhan barulah warga perbolehkan pulang dan jenis vaksin yang kami gunakan adalah sinovac milik Polri.

“Semakin banyak warga yang telah vaksinasi diharapkan semakin cepat terbentuknya herd immunity di wilayah hukum Polres, dan menekan laju penyebaran Covid-19,” cetus dia. (W9-Wan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed