Potensi Perikanan Jadi Andalan, Pemkab Jembrana Serahkan Sapras ke Kelompok Nelayan

Jembrana, Warta9.com – Guna meningkatkan perekonomian masyarakat, utamanya yang bergerak dibidang perikanan, Pemkab Jembrana kembali menyalurkan bantuan sarana dan prasarana perikanan kepada kelompok masyarakat di Mendopo Kesari Negara, Sabtu (7/9).

Kadis Perhubungan Kelautan dan Perikanan, I Made Dwi Maharimbawa, saat dihubungi Minggu (8/9) mengatakan, bantuan tersebut adalah wujud keseriusan pemerintah daerah kepada pelaku perikanan. Mengingat potensi perikanan dimiliki Jembrana cukup besar. Bahkan perikanan budidaya juga terus dikembangkan.

“Sesuai database yang masuk, pelaku perikanan di Jembrana ada sebanyak 486 kelompok dengan jumlah anggota sebanyak 6.564 orang,” ujarnya.

Dari jumlah serta jenis bantuan yang diserahkan adalah untuk usaha perikanan budidaya IPA melibatkan 50 kelompok, pakan, pembelian mesin pompa, timbangan dan selang air. Selain itu, Pemkab Jembrana juga memberi bantuan kepada masyarakat di daerah tengah khususnya di air payau.

“Besaran dana yang disahkan untuk pelaku kelautan dan perikanan di Jembrana tahun ini sebesar Rp 3,3 miliar lebih. Kita juga mencoba mengembangkan kegiatan ramah lingkungan dalam bentuk tubuh ikan,” paparnya.

Tujuan penyerahan sapras perikanan untuk menambah jumlah sarana prasarana, dalam mengembangkan pengendalian dan keamanan hasil usaha perikanan. Juga mengoptimalkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan serta meningkatkan daya saing pemberdayaan masyarakat.

Pada acara penyerahan bantuan sebelumnya, Bupati Jembrana I Putu Artha menyampaikan, bahwa bumi mekepung memiliki potensi sumberdaya alam dan manusia sangat strategis dalam mendukung pembangunan Kelautan dan Perikanan.

Dimana sektor kelautan dan perikanan Jembrana sebagai unggulan dan andalan yang dibarengi dengan beberapa program, yaitu pengembangan perikanan tangkap, pengembangan perikanan budidaya, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan serta pelaku usaha perikanan dengan asuransi nelayan dan asuransi pembudidaya ikan (APIK).

Pun demikian, sebagai daerah yang memiliki potensi kelautan dan perikanan luar biasa, pemberian bantuan ini akan memberikan multiplayer effect sangat besar bagi pengembangan serta kemajuan usaha kelompok-kelompok nelayan, seperti pembudidaya ikan, pengolah dan pemasar hasil perikanan.

“Saya berharap, masyarakat yang bergerak di perikanan untuk selalu berinovasi meningkatkan kemampuan dalam menjalankan usahanya,” tandasnya. (W9-soni)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.