oleh

Produk Jurnalistik Tidak Bisa Dikriminalisasi

PANARAGAN – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulangbawang Barat, Edi Zulkarnain menyoroti fenomena dalam dunia jurnalistik, yakni pelaporan narasumber atas informasi yang dimuat oleh media ke polisi. Kasus-kasus tersebut dianggap krusial terhadap kebebasan berekspresi khususnya pers.

Hal itu di paparkan Edi, saat menerima kunjungan Kapolres Tulangbawang Barat AKBP Hadi Saepul Rahman bersama rombongan di Sekretariat PWI setempat, Selasa (31/12). Menurut Edi, dalam Undang-Undang Pers tidak ada mengkriminalisasi produk atau karya jurnalisitk.

Untuk itu, permasalahan informasi dari narasumber kepada media yang di muat menjadi produk jurnalistik mempunyai prosedur penyelesaian masalah melalui Undang-Undang Pers. Bukan malah dibawa kepada laporan kepolisian.

“Jika ada pihak yang keberatan maka harus mengajukan Hak Jawab. Atau kalau keliru ya Hak Koreksi. Kalau itu tidak dilakukan, bisa mengadukan ke Dewan Pers terkait penilaian berita itu sendiri. Dinilai Dewan Pers apakah melanggar kode etik atau tidak,” kata Edi.

Sejalan dengan hal tersebut, Edi mengapresiasi kunjungan Kapolres Tubaba ke keluarga besar PWI. Oleh karenanya dia berharap, silaturahmi tersebut merupakan awal dari hubungan baik untuk saling mendukung sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Narasumber adalah bagian dari proses jurnalistik, tidak bisa dipisahkan. Maka kemudian pemahaman ini harus dimiliki juga oleh penyidik kepolisian, kecuali oknum wartawan terlibat kasus diluar tugas dan fungsinya. Seperti terlibat narkoba, melakukan peemerasan atau kasus hukum lainnya itu ranah polisi,” tandas Edi.

Sementara Kapolres AKBP Hadi Saepul Rahman mengatakan, kunjungan silaturahminya itu dilakukan untuk meningkatkan sinergritas antara polri dan insan pers dalam mendukung peran dan tugas polisi. Dia berharap dengan kunjungan tersebut bisa lebih mempererat silaturahmi.

Dia menegaskan, peran media sangat penting dalam membantu menjaga konduvisitas daerah. Yakni mampu menggiring masyarakat menciptakan situasi aman dan kondusif.

“Apabila kondusivitas daerah terjaga, maka iklim investasi akan semakin maju. Sehingga berdampak pada perekonomian masyarakat. Adanya kerjasama yang baik, itu merupakan salah satu cara mendukung pembangunan di Tubaba,” imbuh dia.

Dia menegaskan, peran media sangat penting dalam membantu menjaga konduvisitas daerah. Yakni mampu menggiring masyarakat menciptakan situasi aman dan kondusif.

“Apabila kondusivitas daerah terjaga, maka iklim investasi akan semakin maju. Sehingga berdampak pada perekonomian masyarakat. Adanya kerjasama yang baik, itu merupakan salah satu cara mendukung pembangunan di Tubaba,” imbuh dia. (W9-jon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed