oleh

Sejarah Softball Lampung Masuk Zona Medali PON

Tim Sofball Lampung terus melaju untuk meraih mendali. (foto : ist)

Papua, Warta9.com – Tim Softball Lampung menyapu bersih sisa partai penyisihan yang akhirnya mampu menduduki peringkat kedua sementara di cabang Softball putra, setelah memastikan kemenangan atas Papua Barat di partai terakhir 9-0, di lapangan Softball Universitas Cendrawasih, Kota Jayapura, Selasa (28/9/2021).

Lampung harus bermain hingga inning ke-7 dengan menyelesaikan gim ini dalam kedudukan 9-0,. Di inning 2 (4-0), dan inning 5 (2-0), dengan waktu sekitar 2 jam lebih.

Dengan kemenangan ini Lampung memastikan di empat besar, dan sampai titik ini sudah dipastikan masuk dalam zona medali.

Manajer tim Softball Lampung Fillie Anggun Sari mengatakan bahwa target sementara tercapai dengan menyapu bersih sisa pertandingan setelah beberapa hari sebelumnya mengalami satu kekalahan dari DKI Jakarta.
“Dengan kemenangan ini kami sementara berada di tempat kedua. Dan berharap DKI besok bisa dikalahkan Sultra,” katanya.

Sementara pelatih Softball lampung Yolly Maristo dengan semangat mengatakan bahwa Softball Lampung mengukir sejarah untuk pertama kalinya masuk dalam lingkaran grand Final dan memastika medali perunggu di tangan.

“Ini sejarah. Di PON Softball Lampung belum pernah sampai pada babak ini dan selalu gagal masuk empat besar. Saat ini ada momentumnya untuk meraih medali emas. Sebab besok DKI Jakarta akan berhadapan dengan Sulawesi Tenggara. Bagi kami tidak masalah siapapun yang menang. Namun kami berharap DKI Jakarta kalah, karena secara moril akan berbeda,” kata Yolly usai pertandingan.

Lawan berikutnya bagi Lampung di grand final adalah antara Sultra maupun DKI Jakarta. Posisi di peringkat dua sudah tidak berubah, namun lawan yang bisa saja berubah. “Bisa ketemu DKI atau Sultra. Jika Sultra menang atas DKI, maka Lampung tetap rangking 2, dan jika Sultra kalah kita juga tetap rengking 2. Tinggal siapa yang menang, itulah lawan kita,” tutur Yolly.

Seperti diketahui, Softball Lampung sudah 3 kali tembus PON, yakni tahun 2008 di Kalimantan Timur dan 2012 di Riau, serta kali ini 2021 di Papua. (W9-ha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed