oleh

Seorang Suami di Bali Pergoki Istri Goyang Pria Lain di Kebun

Bali, Warta9.com – Seorang kepala rumah tangga bernama Komang A (34) geram, usai memergoki istrinya Nengah R (30) tengah asyik menggejot pria idaman lain Made J (37) di kebun milik warga.

Tapi guna tindak lanjut, pria asal Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali, itupun mengadukan persoalan tersebut ke Mapolsek Tembuku.

Dari informasi yang diperoleh, Komang A merupakan seorang pekerja swasta sementara Made J, sehari harinya hanya sebagai petani. Dimana keduanya masih sama sama tinggal dalam satu desa Yangapi, hanya saja beda dusun.

Seizin Kapolsek Tembuku, AKP I Gede Putu Raka Sujana, Kanit Reskrim Ipda I Mase Sucahya dikonfirmasi, Minggu (1/8) menbenarkan kejadian tersebut, usai mendapat laporan dari Komang A.

“Ya benar, anggota sudah turun untuk menindaklanjuti olah tempat kejadian perkara (TKP),” katannya.

Lebih lanjut, kasus itu terjadi pada Jumat (30/7) lalu, sekitar pukul 12.30 Wita. Ketika pelapor Komang A melihat istrinya bersama Made J, masuk kesalah satu kebun milik warga yang ada di desa setempat.

Mengetahui hal itu rasa penasaran Komang A timbul, sambil mengamati dari jarak agak jauh, lalu berlahan lahan ikut masuk ke dalam kebun. Setibanya, di TKP geram Komang A memuncak bukan kepalang setelah mendapati penghianatan sang istri kepada dirinya.

“Kedua pasangan tidak syah itu ketankap basah sedang asyik main kuda lumping beralaskan plastik oleh Komang A,” jelasnya.

Meski demikian, dengan menahan rasa emosi Komang A langsung bertindak, berupaya memegang lengan tangan Made J, namun sayang yang bersangkutan bisa melepaskan diri dan tanpa memakai pakaian dalam kabur melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Barang bukti yang sudah diamankan, ada plastik alas, saldal jepit, serta pakaian dalam Made J dan Nengah R. Dan kasus ini masih dalam penanganan Polsek Tembuku,” tutupnya. (Efendy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed