Terlibat Perkelahian, Mantan Tentara Tewas Tertikam

Buleleng Bali, Warta9.com – Seorang pria dikabarkan tewas dengan luka tusuk pada bagian dada. Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan warung milik Putu Nuraja (42) Banjar Wirabuana, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, pada Minggu (3/3) sekitar pukul 22.00 Wita malam.

Seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Sukasada, Kompol Nyoman Landung, Selasa (5/3/2019) membenarkan peristiwa tersebut. Korban tewas bernama Ikram Tauhid, merupakan mantan anggota Raider 900/SBW yang dipecat karena kasus disersi pada tahun 2018 Kali.

“Diduga korban terlibat perkelahian dengan pelaku berinisial IKSA (35) lantaran salah paham,” ujar Kompol Landung.

Diungkapkan, terjadinya kasus perkelahian berdarah yang berakhir dengan tewasnya korban, bermula saat korban menunggangi sepeda motor Yamaha Byson bersama dua rekan lainnya yang mengendarai sepeda motor Suzuki Thunder melaju dari arah utara (Singaraja) menuju selatan (Denpasar). Di tengah perjalanan mereka terlibat adu salip-salipan dengan mobil yang dikendarai oleh pelaku.

Aksi kejar-kejaran itupun akhirnya berakhir, setelah korban dan pelaku sama-sama berhenti di depan sebuah warung. Pelaku yang geram langsung turun dari mobil bersama temannya sambil membawa sajam dan menghampiri korban. Adu mulut pun terlibat, sebelum akhirnya pelaku menusuk dada korban dengan senjata tajam yang dibawanya.

“Korban ditusuk pada bagian dada dengan senjata tajam pengutik,” jelas Kapolsek Landung.

Akibat mendapat tusukan, korban langsung tersungkur dan bersimbah darah. Mengetahui hal itu pelaku kemudian melarikan diri. Oleh sejumlah saksi di TKP kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Sukasada. Selanjutnya, memburu pelaku dan menangkapnya tanpa perlawanan.

“Saat ini, pelaku sudah kami amankan. Kami masih meminta keterangan sejumlah saksi. Untuk motif penusukan sedang kami dalami, perkembangannya pasti kami infokan lagi,” tutup Landung. (W9-soni)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.