oleh

Tim Lima Siap Dampingi Pejabat Gugat Ke PTUN

Panaragan, Warta9.com Tim lima pemerhati kebijakan pemerintah menyoroti polemik mutasi jabatan dilingkungan Pemkab Tulangbawang Barat 22 Oktober 2021 lalu. Persoalan demosi salah satu ASN dianggap telah melukai nilai nilai keadilan. Dimana salah satu pejabat diturun dari jabatan sebelumnya setingkat lebih rendah.

“Kami akan melalukan kajian dan membahas hal tersebut, baik dari kaidah hukum, etika moral dan langkah-langkah menegakkan rasa keadilan bagi ASN yang merasa keberatan,” kata Salmani, mewakili tim lima, di kediaman Sodri Helmi, Pulung Kencana, Selasa (02/11/2021).

Untuk itu pihaknya membuka ruang dan siap melakukan pendampingan bagi siapa saja pejabat yang keberatan untuk melanjutkan gugatan administrasi ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Kebijakan mutasi yang dilakukan dinilai tidak sesuai PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

“Dalam Pasal 162 dijelaskan jika mutasi atau manajemen karir dilakukan dengan menerapkan kualifikasi atau kompetensi secara adil. Tidak melihat latar belakang politik, warna kulit, asal usul, dan sebagainya,” ujar Salmani lagi.

Apalagi jika pejabat tersebut tidak pernah melakukan pelanggaran ataupun dihukum disiplin ASN, maka penurunan jabatan itu tidak dilakukan secara profesional. Seorang ASN diturunkan jabatannya, berarti mereka mendapat hukuman disiplin kategori berat.

“Kita siap mendampingi siapa saja pejabat yang merasa keberatan dalam mutasi untuk melanjutkan gugatan administrasi ke PTUN,” tegas dia.

Untuk diketahui, Puryanto, salah satu pejabat melayangkan keberatan administasi kerena diturunkan jabatannya setingkat lebih rendah dari golongan pangkatnya. Dia keberatan karena dinilai kebijakan tersebut tidak beralasan.

Bukan hanya itu, Puryanto juga mengirim surat pernyataan menolak dan menyatakan mengundurkan diri dari jabatan baru sebagai Kasi Pengawasan dan Penyuluhan di Satuan Polisi Pamong Praja, dimana posisi sebelumnya ia menjabat Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Kepariwisataan di Dinas Olahraga dan Pariwisata Tubaba. (Jon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed