oleh

Tunggu Hasil Swab, Kondisi Pasien PDP di Tubaba Stabil

DINAS Kesehatan Kabupaten Tulangbawang Barat memastikan kondisi seorang pasien dalam pengawasan (PDP) yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tubaba berangsur membaik.

Meski demikian manajemen rumah sakit belum bisa menyimpulkan pasien berjenis kelamin laki-laki ini terinfeksi virus Corona atau tidak. Sebab, rumah sakit masih melalukan pengambilan swab pasien untuk dikirim ke Kementerian Kesehatan.

“Hari ini diambil. Kita tunggu hasilnya. Kondisi pasien masih stabil dan membaik. Kami harus menunggu hasil test lab dari Kemenkes,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang Barat, Majril, saat dikonfirmasi warta9.com, Jumat (10/4/2020).

Pasien 07 ini dirawat di RSUD Tubaba sejak kemarin (9/4) dengan status PDP, setelah dilakukan rapid tes dan dua kali rontgen paru. Hingga kini pasien masih menjalani perawatan di ruang isolasi. Berdasarkan data pasien merupakan PDP pertama di Tubaba.

“Setelah dilakukan foto rontgen dua kali dengan Interval 3 hari, ada gambaran ke arah pneumonia meski belum jelas. Sehingga tim medis RSUD Tubaba menetapkan pasien tersebut dengan status PDP,” ulas Majril.

Selain menangani pasien, pihaknya juga memantau keluarga pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri selama dua pekan. Masyarakat diminta tetap waspada dan mematuhi instruksi pemerintah agar Tubaba terhindar dari bencana non alam tersebut.

Sementara jumlah warga pendatang dari luar daerah yang masuk ke Tubaba mencapai 3.971 orang, dari jumlah tersebut terdapat 49 kasus orang dalam pemantauan (ODP). Sebanyak 30 kasus masih dalam pemantauan dan 19 selesai pemantauan.

“Dari 3.971 warga pendatang dari luar daerah, hanya 49 orang masuk dalam kategori orang dalam pemantauan, termasuk satu pasien PDP yang masih dilakukan pengambilan swab. Lebih jelasnya orang yang datang dari luar daerah ketika di skrening sehat, maka tidak masuk dalam kategori ODP,”  tandasnya. (W9-jon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed