Generasi Melenial Adu Kompetisi di Kampus Universitas Teknokrat

Bandarlampung, Warta9.com – Universitas Teknokrat Indonesia menggelar Perlombaan Akademik (Academic Competition, tingkat SMA, SMK dan MA se-Provinsi Lampung. Kegiatan ini digelar di kampus Teknokrat, Rabu (20/2/2019). Ratusan pelajar tingkat SLTA se-Lampung yang merupakan generasi melenial ini adu kompetisi di kampus Universitas Teknokrat.

Wakil Rektor II Universitas Teknokrat Hj. Dewi Sukmasari, SE, MSA, CA, Ak, saat membuka acara mengatakan, kegiatan ini hendaknya menjadi motivasi bagi siswa dan guru dalam meningkatkan kemampuan siswa.

Teknokrat sebagai perguruan tinggi yang dikenal sang juara, konsisten mengadakan kegiatan ini setiap tahun. Julukan Teknokrat sang juara, bukan Teknokrat sendiri yang menjuluki. Tapi gelar itu dijuluki oleh lembaga lain, karena prestasinya dalam setiap mengikuti perlombaan. Julukan kampusnya sang juara juga diikuti dengan prestasi yang diraih oleh mahasiswa Teknokrat dari berbagai perlombaan baik tingkat lokal, regional dan nasional.

Dewi Sukmawati mengharapkan dengan adanya Teknokrat Academic Competition dapat menjalin komunikasi antara peserta dengan panitia, panitia dengan peserta, panitia, dosen dan guru.

Dewi Sukmasari yang juga Dekan FEB ini mengatakan, bahwa kita mendengar era revolusi industri 4.0. Dimana era ini, semua serba otomatis. Karena itu, menghadapi era ini semua harus siap terlebih para pendidik. Dengan era serba otomatis, bahkan siswa kadang lebih canggih dari gurunya. Sekarang siswa sudah menggunakan e- money. Kecepatan teknologi sekarang tidak bisa dihindari. Karenanya, mau tidak mau suka tidak suka para pendidik harus tahu dan paham terhadap perkembangan teknologi.

Dewi Sukmawati yang juga menjabat Dekan FEB Universitas Teknokrat ini, mengharapkan dengan digelarnya Academic Competition, bisa menjadi bekal pengetahuan bagi siswa SMA, SMK, MA, untuk mengukur kemampuan dan ilmu yang telah diperoleh. Karena melalui lomba ini, sesama peserta termasuk guru bisa mengetahui kekurangan dan kelebihan yang dimiliki.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Teknokrat Academic Competition Riki Ramadhan, melaporkan, acara ini diharapkan dapat menciptakan generasi emas.

Perlombaan akademik bagi pelajar tinfkat SMA ini bertujuan bisa memberi wadah untuk menggali potensi lomba akademik. Mengelola wawasan akademik non akademik. Selain itu, diharapkan bisa membuka wawasan bagi peserta.

Ia mengatakan, perlombaan ini merupakan gabungan dari Teknokrat Busness Competation, Teknokrat Computer, Competation, Teknokrat English Competation dengan jumlah sekolah 25 cabang lomba.

Lomba akademik yang berlangsung hingga Kamis (21/2), peserta terdiri dari, TBC (27), TCC (310) TECOM 276, total 85 sekolah. Lomba akademik dibuka oleh Wakil Rektor II Dewi Sukmasari, dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, para dekan, dosen dan guru-guru pendamping siswa. (W9-jam)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.