oleh

Upaya Penyelundupan Sabu Digagalkan Petugas Rutan

Kotabumi, Warta9.com – Seorang ibu rumah tangga berinisial KS (55) warga Kelurahan Kelapa Tujuh, Kotabumi Lampung Utara, kedapatan mencoba menyelundupkan barang yang di duga sabu kedalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II Kabupaten setempat, Kamis (6/1/2022) sekitar pukul 15.00 WIB.

Barang sebanyak dua paket sedang tersebut ditujukan untuk anak KS berinisial DS yang merupakan napi kasus kepemilikan senjata tajam.

Kepala Rutan Kelas II Lampung Utara, Mukhlisin Fardi menjelaskan, saat itu KS menitipkan sejumlah barang berupa makanan untuk anaknya, dikarenakan dimasa pandemi ini Rutan tidak memberlakukan bezuk tatap muka.

Karena curiga, petugas jaga memeriksa barang yang dititipkan tersebut. Ternyata benar, dua paket yang diduga sabu itu dimasukkan kedalam bungkusan plastik berisi gula.

“Ibu itu (KS) menitipkan barang untuk anaknya (DS). Setelah diperiksa petugas, ada dua bungkus yang diduga narkoba didalam plastik berisi gula,” ujar Mukhlisin.

Atas temuan itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan anggota Sat Narkoba Polres Lampung Utara. Dan untuk penyelidikan lebih lanjut, KS dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolres.

Dijelaskan Mukhlisin, dari keterangan KS jika dirinya memang menitipkan barang makanan untuk anaknya. Namun dia tidak mengetahui jika didalam plastik berisi gula itu terdapat sabu, sebab gula itu merupakan titipan seseorang yang KS sendiri tidak mengenalnya.

“Setelah kami berkoordinasi dengan polisi, ibu itu berikut barang bukti langsung dibawa ke Mapolres,” jelasnya.

Mukhlisin menambahkan, pihaknya telah melaporkan temuan itu ke Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Lampung, dan mendapatkan respon cukup baik.

“Sesuai arahan pimpinan mengenai evaluasi kinerja, maka kami akan terus meningkatkannya. Dan itu semakin pasti,” tegas Ka Rutan. (Rozi/Van/Alam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed