oleh

Wagub Chusnunia Minta KP3 Kawal Penyaluran Pupuk ke Petani

Wagub Chusnunia memimpin rakor KP3 se-Lampung secara virtual. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, juga ketua Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Provinsi Lampung, meminta agar KP3 kabupaten mengawal dan melakukan pengawasan penyaluran pupuk.

Hal itu disampaikan Wagub Chusnunia, saat memimpin rakor KP3 Provinsi Lampung dan KP3 se-Lampung, secara virtual, Selasa (5/10/2021).

Rakor KP3 juga diikuti Asisten Bidang Perekonomian Setda Provinsi Ir. Edy Yanto, Kepala Biro Perekonomian, Ir. Emilia Kusumawati, Kepala OPD terkait dan KP3 se-Provinsi Lampung.

Rakor KP3 bertujuan untuk peningkatan Kinerja KP3 dan mengidentifikasi permasalahan pupuk di Provinsi Lampung.

Wagub Chusnunia menyampaikan, bahwa Tahun 2021 ada beberapa perubahan kebijakan pupuk bersubsidi antara lain kenaikan HET pupuk bersubsidi Rp300 – 450 per Kg, perubahan formulasi pupuk NPK 15:15:15 menjadi NPK 15:10:12. Perubahan produsen penyalurnya pupuk NPK yang semula PT. Petrokimia Gresik berubah menjadi NPK PT. Pusri dan adanya penurunan alokasi pupuk bersubsidi yang hanya 37% dari total e-RDKK yang di susun oleh petani.

Terkait perubahan tersebut, Wagub Chusnunia mengharapkan KP3 dapat mengawal melakukan pengawasan dan pembinaan agar pupuk benar-benar dapat diterima petani yang berhak. Sehingga diharapkan Lampung dapat mempertahankan peningkatan produksi padi khususnya yang telah mendapat peringkat 1 nasional.

Sementara Asisten Perekonomian Ir. Edy Yanto menyampaikan bahwa
Penyaluran pupuk subsidi di Provinsi Lampung dilakukan melalui Program Kartu Petani Berjaya. Saat ini sedang dilakukan penyusunan/entry e-RDKK oleh petani dan baru mencapai 47 persen, sementara batas penyusunan e RDKK tinggal satu bulan lagi.

Untuk itu kata Edy Yanto, perlu perhatian Kabupaten/Kota agar segera menyusun e-RDKK sebagai persyaratan untuk dapat menerima pupuk subsidi tahun 2022. (W9-jam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed