oleh

Wakil Ketua KONI Bidang Pembinaan Prestasi Diperiksa Kejati Lampung

Frans Nuseto saat memberi keterangan kepada wartawan usai diperiksa Kejati. ,(foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com -Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung melakukan pemeriksaan terhadap Frans Nurseto Wakil Ketua Umum KONI Lampung bidang pembinaan prestasi dan sport science. Frans menjalani pemeriksaan awal, terkait dugaan korupsi dana hibah yang ada ditubuh instansi tersebut.

“Ini pemeriksaan pertama yang banyak diisukan dan saya optimis anggaran dibidang ini sesuai, saya selaku wakil ketua menjawab semua pertanyaan penyidik,” kata Frans Nurseto di Kejati Lampung, Rabu (17/11).

Dia mengatakan, semua pertanyaan penyidik dijawab seluruhnya, datang ke Kejati Lampung bidang pidana khusus pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Ia melanjutkan, bahwa pertanyaan penyidik seputar bidangnya dan lebih ke teknis kegiatan, seperti menjelaskan cabang olahraga dan ada cabang khusus. “Jadi pertanyaan lebih ke teknis seperti pembinaan atlet dan prestasi, ada juga kenapa disebutkan atlet khusus karena lebih dari 20 orang,” ungkapnya.

Disebutkan pula bahwa ada perbedaan gaji, sebab setiap atlet atau cabang olahraga mempunyai anggaran berbeda. Anggaran setiap atlit berbeda, apa lagi  targetnya untuk prapon dan pon serta  kejuaraan nasional.

“Enggak membicarakan soal anggaran secara spesifik,  saya dibagian teknis seperti target kami dan saya optimis dengan target, khususnya pengunaan  anggaran bidang saya,” katanya.

Dijelaskan, bahwa bidangnya mengatur kalori atlet, menginap ditempat yang layang dan atlet selama pelatihan terjamin. Seluruh pejabat KONI Lampung, sepertinya sudah diperiksa dan bidang yang dibawahinya terakhir diperiksa.

“Saya nanti akan dipanggil lagi karena ada data yang belum saya sampaikan terkait surat keputusan,  itu saya tidak tahu,” ungkapnya. (W9-jam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed