Nasrullah Yusuf Minta Mahasiswa Baru Universitas Teknokrat Menjadi Penentu Perubahan

Rektor UTI HM. Nasrullah Yusuf menyematkan tanda peserta kepada mahasiswa baru. (foto : Ari)

Bandarlampung, Warta9.com – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, berpesan kepada mahasiswa baru menjadi penentu perubahan untuk menembus batas.

Karena itu, Nasrullah Yusuf berpesan kepada mahasiswa baru UTI jangan cengeng, jangan nengeluh, tapi terus berjuang untuk meraih prestasi menjadi Trendsetter atau penentu perubahan untuk menembus batas.

Pesan Rektor UTI disampaikan saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025, di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM. Nasrullah Yusuf, Rabu (17/9/2025).

Menurut Nasrullah, saat ini status peserta PKKMB sudah berubah dari siswa menjadi mahasiswa. Dengan menjadi mahasiswa dan akan memulai perjalanan akademik, maka harus beradaptasi dengan cepatnya perubahan.

“Bukan yang terkuat atau terpintar yang bertahan, melainkan yang paling adaptif terhadap perubahan,” ujar Nasrullah.

“Kita tidak dapat memecahkan masalah dengan baik tanpa memiliki lebih banyak pengetahuan. Kita tidak dapat memiliki lebih banyak pengetahuan tanpa mendidik diri kita sendiri,” tambah Nasrullah yang disampaikan dalam Bahasa Inggris.

Karena itu, lanjut Rektor, Universitas Teknokrat Indonesia sangat bangga menyambut kehadiran mahasiswa baru. “Selamat kepada mahasiswa baru kelas karyawan, kelas rekognisi pembelajaran lampau (RPL), serta mahasiswa magister S2 ilmu komputer dan S2 bahasa Inggris yang akan mengikuti kegiatan pengenalan kampus,”ujar Nasrullah.

Sebagai mahasiswa akan mengeksplorasi dan mengembangkan ilmu pengetahuan, menyampaikannya dalam pembelajaran, dan menerapkannya melalui pengabdian kepada masyarakat. Hal ini merupakan inti dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Universitas Teknokrat Indonesia bertanggung jawab untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

Sesuai dengan Undang-undang, Pendidikan tinggi bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan daya saing bangsa.

Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah tugas utama perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, perguruan tinggi juga bertugas untuk membangun mahasiswa melalui pengembangan minat dan bakat akademik, olahraga, seni, organisasi, dan kegiatan kampus lainnya.

Mahasiswa Berdampak
Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia memiliki dampak positif dalam masyarakat. Seperti yang telah dilakukan mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Elektro praktek kerja membantu pembangunan Masjid Al Hijrah Kota Baru Lampung Selatan.

Kemudian menciptakan teknologi canggih seperti robot pemilah sampah otomatis, digital smart boat, dan mesin batik tulis berbasis Internet of Things.

Mereka juga aktif dalam pengabdian kepada masyarakat, seperti memberikan teknologi pemberi nutrisi ikan dan tumbuhan otomatis.

Selain itu, lanjut Nasrullah Yusuf, Universitas Teknokrat Indonesia meraih berbagai penghargaan internasional dan akreditasi yang menunjukkan kualitas pendidikan tinggi yang mereka berikan.

Program studi seperti S1 sistem informasi, informatika, dan teknik elektro telah diakreditasi oleh International Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Perpustakaan universitas juga memiliki akreditasi A dari Perpustakaan Nasional.

Dengan prestasi dan dedikasi seperti ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus berusaha untuk memberikan pendidikan tinggi yang berkualitas dan bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat. (W9-jm)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses