
Panen kali ini dilakukan pada lahan seluas 30 hektare dengan varietas kedelai unggul Garuda Merah Putih, yang memiliki produktivitas mencapai 4 ton per hektare. Varietas ini memiliki masa panen singkat, sekitar 90–104 hari, dan tahan terhadap kondisi iklim tropis. Selain kegiatan panen, TNI AL juga menggelar bakti sosial berupa pembagian 500 paket sembako, makanan bergizi gratis untuk siswa, serta layanan pengobatan umum bagi masyarakat sekitar.
Hadirnya DPRD Lampung melalui Mikdar Ilyas menjadi simbol dukungan legislatif terhadap langkah strategis TNI AL dan Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat sektor pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mendorong kemandirian pangan nasional, sekaligus menunjukkan komitmen TNI AL dalam inovasi dan peran aktifnya mendukung ketahanan pangan di daerah.