
Ucapan itu disampaikan saat sidang paripurna membahas penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemkab Tulangbawang Barat Tahun Anggaran 2020. Orang nomor dua di Tubaba ini sangat antusias berkeinginan Kabupaten tersebut maju serta masyarakatnya selalu menjunjung prinsip Nemen, Nedes, Neremo.
Fauzi Hasan menjelaskan, bahwa kemajuan Tulangbawang Barat juga tergantung dengan support dan dorongan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan dengan ide-ide cemerlang Pemerintah Daerah. Kemudian dia meminta untuk selalu menanamkan keyakinan, jika Tubaba akan tiba dititik masa depan.
Diera pandemi covid-19 yang belum juga berakhir hingga saat ini, bukan penghalang untuk melaksanakan pembangunan, meskipun anggaran ditahun 2020 mengalami pemotongan sebesar 15,41%. Untuk diketahui, sebagian alokasi belanja daerah diprioritaskan untuk penanganan covid-19.
“Disini kita juga berupaya untuk mengakhiri pandemi covid-19 ini, membantu Pemerintah pusat dalam memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. Penanganan yang dimaksud dari sebagian alokasi belanja daerah antara lain, penanganan kesehatan, jaring pengaman sosial, dan penanganan dampak ekonomi,” tutur dia. (W9-Nan)