
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, Kodim 0426/Tulang Bawang, Polres Tulang Bawang, Kejaksaan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), APDESI, serta perwakilan dari Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
Mewakili Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan sekaligus Kepala Bagian Hukum Setdakab Tulang Bawang, Saut Sinurat, mengatakan kerja sama dengan ITERA dilakukan karena perguruan tinggi tersebut memiliki pengalaman dan kompetensi dalam penyusunan serta penegasan batas wilayah.
Menurutnya, ITERA telah dipercaya sejumlah pemerintah daerah di Provinsi Lampung dalam menyelesaikan persoalan batas wilayah dengan hasil yang memuaskan.
“ITERA memiliki pengalaman dan kompetensi yang baik dalam penegasan batas wilayah. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan optimal sehingga batas wilayah kampung di Kabupaten Tulang Bawang dapat ditetapkan secara jelas dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujar Saut.
Ia juga mengajak seluruh instansi terkait untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan BPN dinilai sangat penting agar proses penetapan batas wilayah dapat berjalan lancar.
“Kami berharap dukungan dari Babinsa Kodim 0426/Tulang Bawang, Bhabinkamtibmas Polres Tulang Bawang, serta BPN dalam proses penentuan batas wilayah kampung sehingga seluruh tahapan dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan ITERA, Raden Putra, menyampaikan komitmen pihaknya untuk memberikan pendampingan secara maksimal, baik dari sisi sumber daya manusia maupun pemanfaatan teknologi.
Ia mengatakan, penegasan batas wilayah merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian dan kolaborasi seluruh pihak karena menyangkut kepentingan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada ITERA. Selama pelaksanaan kegiatan, kami akan memberikan pendampingan secara teknis maupun teknologi. Kami juga berharap seluruh pihak dapat bersinergi apabila muncul dinamika di lapangan, mengingat persoalan batas wilayah merupakan isu yang cukup sensitif,” kata Raden.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang berharap penetapan dan penegasan batas wilayah seluruh kampung dapat terselesaikan secara akurat, memberikan kepastian hukum, serta meminimalkan potensi sengketa batas wilayah di masa mendatang. (W9-Wan)