Welcome
Serlamat datang di website resmi Warta9 Media Group

Warga Candipuro Antusias Berburu Pangan Murah, GPM Diwarnai Angin Puting Beliung

CANDIPURO, Warta9.com — Antrean panjang warga mewarnai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (22/10/2026). Harga bahan pangan yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran membuat masyarakat rela berdesakan demi mendapatkan kebutuhan pokok untuk keluarga.

GPM tersebut digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan berkolaborasi dengan Bulog Lampung Selatan dan Kios Pangan. Kegiatan ini merupakan implementasi surat Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) tertanggal 18 Oktober 2026 terkait pelaksanaan GPM serentak nasional dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2026.

Sejumlah bahan pangan pokok tersedia dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir hingga telur. Komoditas yang dipasok Bulog Lampung Selatan antara lain beras SPHP, gula pasir dan MinyaKita. Sementara beras premium, telur dan minyak goreng komersial merek Tawon disediakan melalui Kios Pangan.

Adapun harga yang ditawarkan cukup menarik bagi masyarakat. Beras premium dijual Rp125.000 per sak ukuran 10 kilogram, beras SPHP Rp55.000 per sak ukuran 5 kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter, gula pasir Rp17.000 per kilogram dan telur Rp20.000 per kilogram.

Selisih harga dengan harga di pasaran membuat antusiasme masyarakat begitu tinggi. Tidak hanya warga Desa Titiwangi, sejumlah warga dari desa lain di wilayah Kecamatan Candipuro juga turut datang untuk membeli bahan pangan murah tersebut.

Pelaksanaan GPM ini menjadi salah satu program unggulan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan yang bersumber dari APBD. Program tersebut dilaksanakan di 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan, terutama bersamaan dengan agenda pelayanan pemerintah daerah secara langsung kepada masyarakat di desa.

Pelayanan bersama tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan dilaksanakan secara rutin setiap Rabu. Tujuannya untuk mendekatkan pelayanan pemerintah sekaligus mempermudah masyarakat memperoleh berbagai layanan tanpa harus datang ke pusat pemerintahan.

Khusus GPM di Kecamatan Candipuro kali ini, pelaksanaannya sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia 2026.

Masyarakat berharap kegiatan pangan murah tersebut dapat digelar lebih sering. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, program itu dinilai sangat membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Program seperti ini sangat membantu masyarakat. Kami berharap kegiatan pangan murah bisa lebih sering dilaksanakan,” ujar salah seorang warga.

Di tengah tingginya antusiasme masyarakat, pelaksanaan GPM sempat dikejutkan dengan munculnya angin puting beliung di sekitar lokasi kegiatan. Kondisi tersebut sempat membuat warga panik dan berhamburan mencari tempat yang lebih aman.

Beruntung, angin kencang tersebut tidak berlangsung lama. Setelah situasi kembali kondusif, kegiatan GPM kembali dilanjutkan dan berjalan dengan lancar hingga selesai. (*)

Exit mobile version