
Sejak pagi mereka sudah berbondong-bondong mengendarai roda dua dan empat menunju halaman gedung DPRD. Sesampai di halaman kantor DPRD mereka dengan berbagai warna jas almamater dan bendera organisasi mahasiswa melakukan aksi secara bergantian.
Aksi mahasiswa yang dinamai Pusat Perjuangan Rakyat Lampung Aliansi Lampung untuk Indonesia, menggelar aksi bersamaan dengan hari tani nasional tanggal 24 September. Mereka menyuarakan nasib petani di Lampung yang tertindas. Mereka juga mempersoalkan revisi UU KPK yang sudah disahkan oleh DPR RI.