
Konferensi tingkat internasional kedua yang diikuti oleh pemakalah dan peserta dari 5 negara, yaitu Amerika Serikat, Australia, Singapura, Afrika Selatan, dan Indonesia.
Konferensi yang bernama the 2nd International Conference on Language, Linguistics, Literature, and Education ini mengusung tema “Envisioning Hybrid Learning and Interdisciplinary Research on Language, Linguistics, Literature, and Education during the Post-Pandemic of Covid-19’’.
Konferensi ini dimaksudkan sebagai media bagi para peneliti, dosen, guru, mahasiswa, dan kalangan praktisi untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam bidang bahasa, linguistik, sastra, dan pendidikan.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE., MBA, menyampaikan bahwa UTI akan terus mendukung berbagai kegiatan pertemuan ilmiah seperti konferensi, seminar, dan webinar karena kampus memiliki tanggung jawab untuk memberikan solusi bagi permasalahan yang terjadi pada masyarakat melalui penelitian dan pengabdian pada masyarakat.
Di tahun ini, ICLLLE menghadirkan satu pemakalah kunci (Keynote Speaker) yaitu Assoc. Prof. Jayne C. Lammers yang berasal dari University of Rochester, Amerika Serikat. Selain itu, ada enam pemakalah plenari (Plenary Speaker), yaitu Asst. Prof. Fei Victor Lim dari Nanyang Technological University, Prof. Wening Udasmoro dari Universitas Gadjah Mada, Prof. Eva Tuckyta Sari Sujatna dari Universitas Padjadjaran, Prof. Iwan Pranoto dari Institut Teknologi Bandung, Prof. Firmansyah Dlis dari Universitas Negeri Jakarta, dan Asst. Prof. Heri Kuswoyo dari Universitas Teknokrat Indonesia.
Lebih jauh, dalam sebuah wawancara, Wakil Rektor UTI, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, menyampaikan bahwa ICLLLE akan menjadi kegiatan tahunan yang senantiasa dilaksanakan karena kegiatan ini dapat menjadi lokomotor bagi dosen untuk meneliti, mendiseminasikan, dan mempublikasikan karya ilmiahnya. (W9-jam)